Kabar Surabaya

Besok PDIP Jatim Kumpulkan PAC se-Surabaya, Tegaskan Megawati Tak Pernah Ubah Keputusan

Ketua PDIP Jatim: Dalam sejarah, Bu Mega itu tidak pernah mundur dari apa yang sudah menjadi keputusannya.

Editor: yuli
pdiperjuangan-jatim.com
Ketua DPD PDIP Jatim, Kusnadi, dan Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto. 

Ketua PDIP Jatim: Dalam sejarah, Bu Mega itu tidak pernah mundur dari apa yang sudah menjadi keputusannya.

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mengundang seluruh fungsionaris Pengurus Anak Cabang (PAC) tingkat kecamatan se-Surabaya ke Kantor DPD PDIP Jatim, Jalan Kendangsari, Surabaya, Minggu (14/7/2019).

Agenda dari undangan tersebut adalah sosialisasi terkait Peraturan Partai Nomor 28 Tahun 2019 tentang Konsolidasi PDIP melalui Pembentukan DPC dan DPD dalam Rangka Kongres V PDIP.

”Memang ada surat perintah dari DPP untuk mengundang PAC se-Surabaya,” ujar Kusnadi kepada wartawan, Sabtu (13/7/2019).

Pertemuan tersebut adalah lanjutan polemik Konfercab PDIP Surabaya yang digelar Minggu lalu (7/7/2019).

Saat itu, Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri menugaskan Adi Sutarwijono sebagai ketua DPC PDIP Surabaya dan Baktiono sebagai sekretaris dan Taru Sasmita sebagai Bendahara.

Namun keputusan tersebut mendapatkan pro dan kontra di kalangan pengurus PAC se-Surabaya.

Padahal menurut Kusnadi, sesuai AD/ART partai, DPP PDIP mempunyai wewenang penuh untuk menentukan pengurus partai.

”DPP punya kewenangan penuh menentukan arah perjuangan partai dan pengurus partai,” ujarnya.

Walaupun memang dalam mekanismenya, DPP PDIP memberi ruang kepada seluruh tingkatan partai untuk menyampaikan usulan.

”Sekadar usulan, apakah diterima atau tidak, itu sepenuhnya kewenangan DPP,” jelas Wakil Ketua DPRD Jatim tersebut.

Caleg Terpilih PDIP Surabaya Terbelah, Ada yang Menolak Megawati Pilih Adi Sutarwijono Dkk

Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.
Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya. 

Soal kewenangan DPP itu juga diatur dalam Pasal 44 Peraturan Partai 28/2019. Intinya, DPP dapat menetapkan ketua, sekretaris, dan/atau bendahara DPC dan DPD di luar nama-nama yang diusulkan DPC dan DPD.

Dalam konteks PDIP Surabaya, DPD PDIP Jatim mengakui mengusulkan sejumlah nama, tidak hanya Whisnu Sakti Buana yang merupakan Ketua PDIP Surabaya sejak 2010.

Sesuai Peraturan Partai 28/2019, DPD berhak mengusulkan minimal tiga nama calon ketua DPC kabupaten/kota.

”Ya kami mengusulkan nama Pak Whisnu, juga ada usulan (nama) baru,” ujarnya tanpa merinci nama-nama calon pengurus PDIP Surabaya yang diusulkan DPD ke DPP PDIP.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved