Pilkada Gresik 2020

Jelang Pilkada Gresik 2020, Bawaslu Gresik Ajukan Dana Rp 16 Miliar

"Kami masih membahas bersama Pemkab terkait dana hibah untuk Pilkada pada 2020 yang dimulai pada 2019," kata anggota Komisi I DPRD Gresik Syaikhu.

Jelang Pilkada Gresik 2020, Bawaslu Gresik Ajukan Dana Rp 16 Miliar
suryamalang.com
Ketua Bawaslu Kabupaten Gresik, Imron Rosyadi 

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gresik mengajukan anggaran untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 sebesar Rp 16 Miliar.

Anggaran tersebut diperkirakan untuk semua tahapan pengawasan. Mulai dari pendataan daftar pemilih sampai pengawasan sengketa Pilkada.

"Kami sudah menghitung biaya pengawasan Pilkada Gresik 2020 sebesar Rp 16 Miliar untuk pengawasan pendataan pemilih sampai dengan jika ada sengketa Pilkada," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Gresik, Imron Rosyadi, Jumat (19/7/2019).

Imron mengatakan, pihaknya telah mengajukan anggaran ke Pemerintah Kabupaten Gresik namun belum cair.

"Kami sudah mengajukan dana hibah untuk Pilkada ke Pemkab Gresik, namun belum juga disetujui," katanya.

Sementara, Komisi I DPRD Gresik mengaku masih membahas kebutuhan anggaran hibah untuk Pilkada.

"Kami masih membahas bersama Pemkab terkait dana hibah untuk Pilkada pada 2020 yang dimulai pada 2019," kata anggota Komisi I DPRD Gresik Syaikhu Bushiri.

Lazim diketahui, Bawaslu sekadar lembaga pengawas proses pemilihan umum. Sedangkan penyelenggaranya adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU). Biaya operasional untuk KPU selalu menguras lebih banyak dana daripada Bawaslu

Penulis: Sugiyono
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved