Kabar Surabaya

Kepentingan Empat Partai Politik di Balik Suksesi Kepengurusan Gerakan Pemuda Ansor Jatim

Keempat partai tersebut adalah PKB, NasDem, Gerindra, hingga PDI Perjuangan. "Sepertinya ada empat partai yang bertarung kali ini," ungkap Fathoni.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: yuli
suryamalang.com/Didik Mashudi
PW GP Ansor Jatim gelar Rakorwil khusus GP Ansor Jatim di Ponpes Al Falah Ploso, Kabupaten Kediri, Kamis (28/3/2019). 

Keempat partai tersebut adalah PKB, NasDem, Gerindra, hingga PDI Perjuangan. "Sepertinya ada empat partai yang bertarung kali ini," ungkap Fathoni Hakim.

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pengamat Politik Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (Uinsa), Fathoni Hakim, menilai bahwa penyelenggaraan Konferensi Wilayah (Konferwil) Pimpinan Wilayah (PW) Ansor Jawa Timur syarat dengan muatan politis.

Menurut Fathoni, sejumlah partai politik memiliki kepentingan di dalam Badan Otonom (Banom) milik Nahdlatul Ulama (NU) tersebut.

Menurut Fathoni, Konferwil Ansor Jatim lebih banyak menimbulkan gejolak di internal organisasi dibandingkan efek di luar organisasi. "Pengaruhnya, banyak gesekan antar sesama kader Ansor dengan berbagai latar belakang," kata Fathoni kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (19/7/2019) di Surabaya.

Apalagi, Ansor sebagai Banom NU memiliki anggota yang tersebar di berbagai partai politik. "Sudah menjadi kelaziman dari Pengurus Pusat (PP Ansor) untuk masuk di dunia politik. Kemudian, juga diikuti oleh kader-kader daerah baik provinsi maupun kabupaten kota," kata Fathoni.

Ketua Umum PP GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, misalnya adalah kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Gus Yaqut bahkan tercatat sebagai Anggota Fraksi PKB di DPR RI.

Tak hanya itu, Ansor sebagai banom milik NU, ormas agama terbesar di Indonesia memiliki jumlah massa cukup besar. "Memang lagi-lagi konferensi Ansor menjadi menguatkan isu untuk menghitung massa. (Massa Ansor) Ini bisa menjadi modal awal untuk merawat konstituen (di pemilu)," katanya.

Dengan berbagai pertimbangan itu, tak mengherankan apabila menurutnya ada empat partai politik yang akan bertarung untuk memperebutkan posisi ketua Ansor Jatim. "Meskipun tidak secara terang-terangan, parpol sebenarnya memiliki kepentingan di Konferwil nanti," tegasnya.

Keempat partai tersebut adalah PKB, NasDem, Gerindra, hingga PDI Perjuangan. "Sepertinya ada empat partai yang bertarung kali ini, yaitu PKB Gerindra dan Nasdem," ungkapnya.

Di antaranya, salah satu calon Ketua Ansor Jatim, Syafiq Syauqi (Ketua PC Ansor Tuban) yang dinilai merupakan representasi figur PKB. Mengingat ia merupakan menantu dari Fatkhul Huda (Bupati Tuban saat ini sekaligus Dewan Penasehat DPC PKB Tuban). Gus Syafiq juga adik dari M Sholahul 'Am Notobuwono (mantan Ketua PW Ansor Jatim, juga caleg PKB untuk DPR RI dari dapil Tuban-Bojonegoro).

Calon kedua, M Abid Umar (Mantan Caretaker Ketua PW Ansor Jatim) yang dinilai mewakili kader NasDem. Gus Abid dinilai dekat dengan NasDem mengingat pada pemilu 2019 menjadi Calon Legislatif untuk DPRD Jatim dari NasDem di dapil Kediri.

Meskipun demikian, belakangan Gus Abid memilih keluar dari NasDem. Selain usai gagal di pencalegan, ia juga memilih untuk patuh kepada instruksi kiai dengan fokus di Ansor Jatim.

Kandidat ketiga, Ahmad Ghufron Siradj (Pengurus PP Ansor) yang dekat dengan PKB hingga Gerindra. Jelang pendaftaran calon Ketua PW Ansor Jatim, Gus Gopong (sapaan Gus Ghufron) disebut-sebut mendapat restu dari kiai kharismatik asal Situbondo, yakni KHR Moh Kholil As'ad Syamsul Arifin. Ra Kholil selama ini juga dikenal dekat dengan Gerindra, termasuk sang Ketua Umum, Prabowo Subianto.

Selain Gerindra, Gus Gopong yang juga keluarga pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Kebun Wangi Nagasari, Sampang, Madura ini dekat dengan PKB.

Sejak 2014, Gus Gopong menjadi staf Anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Kholilurrahman. Namun, pada 2018, Kholilurrahman mengundurkan diri dari DPR RI karena menjadi Calon Bupati Pamekasan pada pilkada 2018.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved