Malang Raya

Pendidikan Karakter Anak Jangan Dipasrahkan Ke Guru Saja

Dr Umi Dayati MPd, dosen Universitas Negeri Malang (UM) menyatakan membingkai karakter anak jangan hanya menyalahkam atau dipasrahkan guru saja.

Pendidikan Karakter Anak Jangan Dipasrahkan Ke Guru Saja
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Dr Umi Dayati MPd, dosen dan motivator saat mengisi acara seminar pendidikan di Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Kota Malang, Senin (22/7/2019). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Dr Umi Dayati MPd, dosen dan motivator dari Universitas Negeri Malang (UM) menyatakan membingkai karakter anak jangan hanya menyalahkam atau dipasrahkan guru saja.

Sebab 60 persen karakter anak dibentuk di rumah.

“Jika tidak mau mendidik anak dan diserahkan ke sekolah bagaimana? Sementara guru juga memiliki banyak tugas, seperti administrasi,” kata Umi di Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri), Senin (22/7/2019).

Ia hadir sebagai pembicara di seminar pendidikan ‘Penguatan Pendidikan Karakter di Era Revolusi Industri, Tantangan Bagi Pendidik Generasi Digital Natives’.

Seminar itu dihadiri para guru dan mahasiswa. Karena itu, penguatan pendidikan karakter harus bersinergi antara orangtua dan guru.

Ia menyatakan saat anak di TK, maka masih percaya pada gurunya.

Saat duduk di bangku SD, perlu kolaborasi orangtua dan guru. Tapi saat duduk di bangku SMP-SMA, pergaulan makin meluas.

Maka perlu kolaborasi juga dengan teman anak, guru dan orangtua. Karena kadang anak lebih percaya pada teman.

“Maka anak perlu lingkungan teman yang baik,” kata Umi.

Menurut dia, masalah karakter ada juga yang tidak bisa dirubah karena temperamen/watak. Sehingga meski sudah diberitahu sulit dirubah.

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved