Malang Rata

Ratusan Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Malang Dicoret

Ratusan KK di Kota Malang dicoret dari daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH).

Ratusan Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Malang Dicoret
yul
suryamalang.com | IG: @suryamalangcom 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Ratusan KK di Kota Malang dicoret dari daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH).

Penyebabnya, mereka sudah tidak masuk kualifikasi penerima PKH. Kualifikasi penerima PKH antara lain masuk dalam komponen kategori keluarga kurang mampu.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Tri Sukma Widayati menyampaikan, pencoretan itu dilakukan setelah dilakukan verifikasi dan pendataan ulang di lapangan. Biasanya, pencoretan dilakukan lantaran nama yang selama ini menerima PKH sudah ada yang meninggal dunia,  pisah domisili, atau sudah mampu.

"Sudah tidak memenuhi kualifikasi lagi, maka yang bersangkutan namanya dicoret. Kami sudah lakukan verifikasi di lapangan," jelasnya, Senin (22/7/2019).

Ada ratusan KPM PKH yang dicoret. Jumlahnya pun merata di lima kecamatan Kota Malang. Namun Suksma belum bisa memberikan angka pasti karena jumlahnya yang fluktuatif setiap bulannya.

"Angkanya berubah-ubah," ujar Suksma kepada SuryaMalang.com.

Data terakhir yang baru diupdate dalam verifikasi kedua, ada 9.729 KPM PKH yang terdaftar di Kota Malang. Angka tersebut lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya yang menyentuh angka 10 ribu lebih penerima manfaat.

"Penerima manfaat terbanyak ada di Kecamatan Kedungkandang dan Sukun," jelasnya.

Dalam verifikasi tersebut, tim terjun langsung untuk melihat kondisi di lapangan. Ketika nama yang bersangkutan teridentifikasi mampu dan tidak memenuhi kualifikasi KPM PKH, maka langsung dicoret. Sementara jika masih memnuhi kualifikasi untuk mendapat bantuan dari pemerintah, maka nama tersebut akan didata kembali.

Dikutip dari laman resmi Pemerintah Indonesia, misi besar PKH dalam menurunkan kemiskinan dampaknya mulai terlihat nyata. Jumlah penduduk miskin Indonesia pada Maret 2018  di Indonesia mencapai 25,95 juta orang (9,82 persen), berkurang sebesar 633,2 ribu orang dibandingkan dengan kondisi September 2017 yang sebesar 26,58 juta orang (10,12 persen). 

Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved