Kabar Kediri

Diduga Frustasi Sakit Tidak Sembuh Setelah Koma Sebulan, Heru Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kediri

Sebelum kejadian gantung diri, kotban pada tengah malam sempat diketahui mencangkul untuk membersihkan halaman rumahnya.

Diduga Frustasi Sakit Tidak Sembuh Setelah Koma Sebulan, Heru Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kediri
surya/tribunnews.com
Ilustrasi mayat.

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Warga Desa Pagu Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri  gempar kejadian gantung diri yang dilakukan Heru Cahyono (26) di ruang tamu rumahnya , Selasa (23/7/2019) dini hari.

Informasi yang dihimpun dari lapangan menyebutkan, sebelum kejadian gantung diri, Heru Cahyono pada tengah malam sempat diketahui mencangkul untuk membersihkan halaman rumahnya. Kejadian itu sempat dilihat oleh saksi Pandi (55).

Kemudian saksi Angga Feri (22) sepulang dari warung hendak memasukkan sepeda motor ke dalam rumahnya. Dan saat membuka pintu melihat korban Heru dalam posisi setengah berdiri tergantung di besi menghadap ke selatan.

Korban sempat dipanggil -panggil oleh Angga, namun korban sudah tidak bergerak. Selanjutnya Angga kemudian memanggil ayahnya, dan bersama-sama tetangganya mendatangi korban yang sudah tidak bernyawa dengan posisi leher terlilit kain sprei warna pink.

Posisi korban tergantung pada besi untuk tempat sepeda. Selanjutnya kejadian itu diberitahukan dan dilaporkan ke Polsek Pagu.

Kasubag Humas Polres Kediri, Iptu Purnomo menjelaskan, petugas yang melakukan olah TKP telah mengamankan barang bukti sebuah sprei warna pink dengan panjang 240 cm yang dipakai untuk gantung diri.

Petugas Polsek Pagu kemudian koordinasi dengan Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Kediri dan Puskesmas Pagu melakukan pemeriksaan kondisi jenazah korban.

Sementara keterangan dari saksi menyebutkan korban sebelum diketahui meninggal dunia dengan cara gantung diri mempunyai riwayat sakit. Korban yang pernah mengalami kecelakaan dan koma selama satu bulan sehingga mengakibatnya korban mengalami gangguan pikiran dan sering mengeluhkan sakit pada telinga. Jika sakitnya kambuh korban biasa lansung marah-marah.

Sedangkan dari hasil pemeriksaan petugas Puskesmas Pagu tidak ditemukan luka akibat penganiayaan. Korban meninggal dunia diduga akibat gantung diri.

Penjelasan sama juga disampaikan hasil pemeriksaan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Kediri. "Korban meninggal dunia bukan akibat dari aniaya, melainkan murni akibat gantung diri," jelas Purnomo.

Sementara dari keluarga korban menyatakan telah menerima atas kematian korban sebagai musibah. Sehingga meminta korban tidak dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan. Korban langsung dimakamkan oleh keluarganya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved