Breaking News:

Citizen Reporter

Jangan Gunakan Mata Uang Facebook, Libra, Sebelum Baca Empat Alasan Berikut Ini

Iwa Salami, Senior Lecturer in Financial Law and Regulation, University of East London

Editor: yuli
Tech Crunch
LIBRA 

Ada beberapa hal yang harus dicermati sebelum mata uang digital baru ini diluncurkan:

1. Facebook dan data
Facebook berusaha meyakinkan dunia bahwa keamanan data pengguna akan terjamin dengan menyerahkan pengelolaan Libra di bawah manajemen yayasan independen, atau dikenal sebagai Dewan Asosiasi Libra, yang berkantor pusat di Jenewa, Swiss.

Grup ini akan mewakili lembaga keuangan terkemuka, seperti PayPal, Mastercard, dan Visa, yang juga investor dalam proyek ini. Ditambah lagi, nama-nama terkenal, seperti Uber, Spotify, dan Vodafone. Hal ini jelas ditujukan untuk memaksimalkan partisipasi dalam transaksi dengan mata uang baru.

Namun, sejarah Facebook terkait penyalahgunaan data penggunanya masih menjadi persoalan.

Meskipun Facebook memastikan akan memisahkan data sosial dan memperketat penggunaan keuangan pengguna, pertanyaannya masih sama: apabila Facebook bisa salah dalam menangani data di masa lalu, dapatkah dipercaya untuk kelola data keuangan?

2. Pencucian uang
Libra memiliki implikasi besar bagi aturan seputar pencucian uang. Seperti lazimnya perantara keuangan, Facebook pun harus mendapatkan informasi pengguna melalui formulir online untuk verifikasi apabila ingin menggunakan dompet Calibra, termasuk identifikasi foto yang dikeluarkan pemerintah.

Jika mata uang digital ini digunakan di seluruh dunia, bagaimana Facebook akan memeriksa informasi yang diberikan?

Sebagai contoh, persoalan identifikasi data yang dihadapi oleh Liberty Reserve, sebuah mata uang digital yang beroperasi di Kosta Rika, yang menjadi tempat pencucian uang bernilai miliaran dolar sebelum ditutup pada tahun 2013.

Liberty Reserve beroperasi dengan cara yang mirip dengan PayPal, namun menggunakan mata uang sendiri.

Para pengguna hanya perlu mendaftar dan melakukan transaksi transfer dengan nama, alamat email, dan tanggal lahir. Tidak ada verifikasi identitas pengguna, akibatnya banyak digunakan untuk kegiatan ilegal.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved