Minggu, 3 Mei 2026

Malang Raya

Cara Tiga Pencopet Beraksi di Malang, Ada yang Nyalakan Petasan di Antara Penonton Dangdut

Feri Safarianto (26) warga Jalan Sidotopo Desa Dilem Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang ditangkap jajaran Unit Reskrim Polsek Kalipare.

Tayang:
Penulis: Mohammad Erwin | Editor: yuli
polsek kalipare
TERSANGKA COPET - Feri Safarianto (tengah) warga Jalan Sidotopo Desa Dilem Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang ditangkap jajaran Unit Reskrim Polsek Kalipare, Minggu (28/7/2019). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Feri Safarianto (26) warga Jalan Sidotopo Desa Dilem Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang ditangkap jajaran Unit Reskrim Polsek Kalipare, Minggu (28/7/2019).

Feri ditangkap lantaran menggasak handphone milik Fredi Tamaela Lesmana Putra, 31, warga Desa Arjowilangun Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa HP Xiami Redmi 6A. Selain tersangka ada dua pelaku lainnya, yang kabur dan kini dalam pengejaran.

"Tersangka dalam pemeriksaan di Polsek Kalipare. Kasusnya sedang dikembangkan untuk memburu dua temannya yang kabur. Termasuk mengembangkan apakah ada korban lain," ujar  Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah, ketika dikonfirmasi, Senin (29/7/2019).

Ainun menambahkan, mereka beraksi di Jalan Raya Desa Arjowilangun Kecamatan Kalipare, Sabtu (27/7/2019) malam.

https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom
https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom (.)

Kala itu ada pertunjukan orkes atau musik dangdut.

Setiba di lokasi, niat pelaku melakukan tindakan kriminal timbul.

Di sana ada beberapa orang yang sedang berkerumun menikmati alunan musik dangdut.

Merasa ada korban yang lengang, mereka mengincar Fredi yang membawa HP di saku celananya.

Untuk mengalihkan perhatian penonton, pelaku menyalakan petasan.

Saat dinyalakan, dua pelaku yang buron mendorong tubuh korban ke arah tersangka Feri.

"Saat berdesakan, tersangka Feri mengambil HP korban di dalam saku," imbuh Ainun.

Korban yang merasa HPnya diambil langsung berteriak copet dan menunjuk tersangka.

Warga yang melihat lantas menangkapnya beramai-ramai. Namun dua pelaku lainnya berhasil kabur.

"Kami dalami lagi. Pelaku mengaku hanya satu kali mencopet karena terdesak kebutuhan hidup," jelas Ainun. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved