Liga 1

Komentar Setelah Arema FC Vs Persib Bandung, Mulai Singgung Soal Teror sampai Gol Cepat

Arema FC menang 5-1 atas Persib Bandung dalam pertandingan tunda Pekan 4 Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang

Editor: Zainuddin
hayu yudha prabowo
Oknum suporter menyalakan flare usai laga Arema FC menjamu Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (30/7/2019). 

Selain teror, mental penggawa Persib makin down setelah gagal berangkat ke Stadion Kanjuruhan sesuai jadwal.

Awalnya, pihak keamanan mengkonfirmasi bahwa Supardi Nasir dan kolega harus meninggalkan hotel pukul 15.30 WIB.

Karena faktor keamanan, keberangkatan dipaksa molor sampai satu jam.

“Tim terlambat datang ke stadion dan semakin menambah tekanan,” ucapnya.

Robert bakal berbicara kepada manajemen Persib terkait teror yang diterima timnya selama berada di Malang.

Menurut dia, aksi tersebut harus dibendung agar iklim persepakbolaan Indonesia kondusif dan sportif.

“Mungkin kami bakal menyurati PSSI terkait ini. Kemarin, ada laga tim lain yang juga ditunda karena mendapat insiden yang sama. Ini sangat serius,” terangnya.

4.    Komentar Ghozali Siregar

Pemain Persib, Ghozali Siregar menyebut ketertinggalan dua gol di lima menit pertama membuat mental teman-temannya down.

“Kami sudah berusaha, tapi dua gol di awal membuat kami down,” ucap Ghozali.

Geladang 27 tahun itu mengaku tidak dapat memanfaatkan peluang yang didapat secara baik.

Ghozali mendapat peluang di menit 55, namun dihalau oleh Agil.

“Saya biasanya kalau dapat bola untuk diumpankan. Mungkin tadi kurang bisa memanfaatkan peluang secara baik,” terangnya.

Ghozali mengatakan pertandingan malam ini adalah laga berat.

“Kami sudah berusaha, tapi pertandingan malam ini berat,” terang Ghozali.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved