Nasional

Setelah Jakarta Diguncang Gempa, BMKG Peringatkan 17 Wilayah Berpotensi Tsunami & Imbauan ke Warga

Setelah Jakarta diguncang gempa, BMKG peringatkan 17 wilayah berpotensi tsunami dan himbauan untuk warga.

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: eko darmoko
Suryamalang.com/kolase Shutterstock/USGS
Setelah Jakarta Diguncang Gempa, BMKG Peringatkan 17 Wilayah Berpotensi Tsunami & Imbauan ke Warga 

SURYAMALANG.COM - Setelah Jakarta diguncang gempa, BMKG merilis peringatan untuk 17 wilayah berpotensi tsunami.

Dari 17 wilayah yang berpotensi tsunami tersebut di antaranya wilayah Banten, Lampung, dan Bengkulu. 

Selain itu BMKG juga merilis himbauan kepada masyarakat setelah gempa 7,4 mengguncang kawasan Banten pada Jumat (2/7/2019) malam. 

Sudah Satu Jam, BMKG Belum Cabut Peringatan Potensi Tsunami Akibat Gempa 7,4 Berpusat di Banten

Peta lokasi gempa di perairan Banten, Jumat (2/82019) malam.
Peta lokasi gempa di perairan Banten, Jumat (2/82019) malam. (USGS)

Diketahui, guncangan gempa hari ini terasa hingga di Bengkulu, Jawa Barat, Lampung, hingga Jawa Tengah.

Dilansir dari rilis pers BMKG, peringatan tsunami dirilis untuk kawasan Banten, Bengkulu, Jawa Barat, dan Lampung.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Humas BNPB pada Jumat sore, gempa berkekuatan 7,4 itu terjadi sekitar pukul 19.03 WIB.

Jakarta Diguncang Gempa, Berpotensi Tsunami dan Berpusat di Megathrust Selat Sunda

Pusat gempa terjadi di 7.54 LS, 104.58 BT, atau 147 km sebelah barat daya Sumur di Banten. Episentrum berada di kedalaman 10 Km. Berikut daerah yang berpotensi tsunami:

1. PANDEGLANG BAGIAN SELATAN (BANTEN) - SIAGA

2. PANDEGLANG PULAU PANAITAN (BANTEN) - SIAGA

3. LAMPUNG-BARAT PESISIR-SELATAN (LAMPUNG) - SIAGA

4. PANDEGLANG BAGIAN UTARA (BANTEN) - WASPADA

5. LEBAK (BANTEN) - WASPADA

6. TANGGAMUS PULAU TABUAN (LAMPUNG) - WASPADA

7. SUKABUMI UJUNG-GENTENG (JABAR) - WASPADA

8. TANGGAMUS BAGIAN TIMUR (LAMPUNG) - WASPADA

9. LAMPUNG-SELATAN KEP. KRAKATAU (LAMPUNG) - WASPADA

10. LAMPUNG-SELATAN KEP. LEGUNDI (LAMPUNG) - WASPADA

11. LAMPUNG-BARAT PESISIR-TENGAH (LAMPUNG) - WASPADA

12. LAMPUNG-BARAT PESISIR-UTARA (LAMPUNG) - WASPADA

13. BENGKULU-UTARA PULAU ENGGANO (BENGKULU) - WASPADA

14.  KAUR (BENGKULU) - WASPADA

15. LAMPUNG-SELATAN KEP. SEBUKU (LAMPUNG) - WASPADA

16. BENGKULU-SELATAN (BENGKULU) - WASPADA

17. SERANG BAGIAN BARAT (BANTEN) - WASPADA • SELUMA (BENGKULU) - WASPADA

Keterangan tertulis yang diterima Kompas.com (Grup SURYAMALANG.COM) dari BMKG menyebutkan, gempa ini berpotensi tsunami dengan peringatan dini untuk sejumlah wilayah.

"Kepada masyarakat di wilayah dengan status "SIAGA" diharap memerhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi," demikian imbauan BMKG.

Sementara itu, untuk masyarakat di wilayah dengan status "waspada" diharapkan memerhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai.

Gempa Bumi Magnitudo 7,4 Berpotensi Tsunami, Terasa di Jakarta, Bogor, Sukabumi hingga Purwakarta

Ilustrasi gempa bumi
Ilustrasi gempa bumi (Shutterstock)

BMKG mengimbau agar masyarakat memastikan informasi resmi yang bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.

Berikut kanal resmi BMKG: Instagram/Twitter: @infoBMKG

Website: http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user pemda ,pwd pemda-bmkg) atau infobmkg.

Sementara itu, gempa yang dirasakan hingga di wilayah Jakarta tidak membuat acara wayangan yang digelar di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (2/8/2019) malam terganggu. 

Pengamatan Kompas.com, ketika gempa bumi berlangsung sekitar pukul 19.04 WIB, acara nonton wayang itu belum dimulai.

Presiden Joko Widodo masih berada di dalam Istana Merdeka. Sekitar 200 orang sudah hadir di pelataran Istana Merdeka. Mereka adalah masyarakat pecinta wayang.

Hasil Skor Persebaya Vs Persipura di Babak Pertama 1-0, Gol Tunggal dari Irfan Jaya

Suasana doa kebangsaan di halaman Istana Merdeka Jakarta, Kamis (1/8/2019). Doa kebangsaan dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan ke-74 RI.
Suasana doa kebangsaan di halaman Istana Merdeka Jakarta, Kamis (1/8/2019). Doa kebangsaan dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan ke-74 RI. (ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A )

Gempa itu juga terasa oleh mereka. Namun, tidak ada kepanikan yang muncul.

Masyarakat ada yang memilih tetap duduk di rumput pelataran Istana.

Ada pula yang tetap melaksanakan aktivitas lainnya. Salah satunya mengantre makanan.

"Karena ini di lapangan terbuka, jadi ya aman-aman saja," ujar salah seorang warga yang hadir.

Acara nonton wayang itu sendiri akan dimulai pukul 20.00 WIB.

Namun, guncangan gempa terasa mengguncang Jakarta pukul 19.05 WIB, Jumat (2/8/2019).

Seperti gempa yang sangat dirasakan dari lantai 5 Menara Kompas, Jalan Palmerah Selatan, sekitar 1 menitan.

"Gempa, ya? Goyang-goyang," ucap seorang teman.

Tirai-tirai terlihat bergoyang-goyang.

Kondisi di Sumedang 

Sementara itu gempa bumi dengan magnitudo 7,4 yang berpusat di Banten juga terasa hingga Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (2/8/2019) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Gempa terasa cukup kencang dan terjadi hingga 2 menit lamanya.

Gempa mulai terasa sejak pukul 19.01 hingga 19.03. Hal ini membuat warga yang tengah berada di kafe kopi hingga pengunjung mal, Griya Plaza Sumedang, dan Sumedang kota, panik dan berhamburan keluar ruangan.

Acep Sandy (35) warga Rancakalong yang tengah berada di dalam kafe mengaku panik dan langsung keluar dari kafe karena guncangan gempa sangat terasa.

Jakarta Diguncang Gempa 7,4 SR di Kedalaman 10 Km, Berpotensi Tsunami

Pengunjung kafe keluar ruangan melihat pelang Griya Plaza Sumedang bergoyang karena gempa, Jumat (2/8/2019) malam.
Pengunjung kafe keluar ruangan melihat pelang Griya Plaza Sumedang bergoyang karena gempa, Jumat (2/8/2019) malam. (AAM AMINULLAH/KOMPAS.com (Aam Aminullah))

"Iya panik juga, soalnya kerasa banget gede guncangannya, lama lagi ada sekitar 2 menitan. Bahkan tadi, saat keluar masih panik juga karena lihat plang Griya itu sampai goyang," ujarnya kepada KOMPAS.com di Waroeng Kopi Boehoen, Sumedang, Jumat malam.

Acep mengaku, gempa yang terasa cukup besar seperti hari ini baru kali ini dia rasakan.

"Iya baru kali merasakan gempa yang cukup besar seperti ini. Saya tidak tahu pusat gempanya di mana. Saya berharap tidak terjadi apa-apa," tuturnya.

Lia Amalia (32) pengunjung Griya Plaza Sumedang juga mengaku hal serupa.

"Saat di dalam (Griya) terasa kencang, saya lari keluar karena takut," katanya.

33 Mahasiswa Unitri Malang Ikut Khitan Massal, Bu Dosen Sarankan Pakai Celana Dalam Dobel

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved