Kota Batu

Tetap Turunkan Tim Darat Pastikan Tak Ada Sisa Bara Api

Tim darat gabungan pemadam kebakaran di hutan Gunung Arjuna tetap akan diterjunkan.

Tetap Turunkan Tim Darat Pastikan Tak Ada Sisa Bara Api
SURYAMALANG.com/Hayu Yudha
Helikopter Mi-8 milik BNPB membawa air dari Bendungan Selorejo akan dijatuhkan pada titik api kebakaran hutan Gunung Arjuno difoto dari Kota Batu, Sabtu (3/8/2019). Pemadaman udara memakai teknik water boombing ini dilakukan karena sebagian area yang terbakar sulit dijangkau pemadaman manual 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Tim darat gabungan pemadam kebakaran di hutan Gunung Arjuna tetap akan diterjunkan.

Hal itu untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa. Pemadaman dengan teknik water bombing menggunakan helikopter dilakukan dua hari, mulai kemarin sampai hari ini, Minggu (4/8/2019).

Pengambilan air tetap dari Waduk Selorejo, di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.

Helikopter RA22747/Mi 8 itu memadamkan bara api di dua hutan. Yaitu di Hutan Gunung Arjuna dan di Lereng Gunung Panderman-Pegunungan Kawi.

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Batu, Suhartono mengatakan ada laporan pukul 13.03 WIB bahwa kebakaran yang terjadi di Petak 212 Lereng Gunung Panderman-Pegunungan Kawi.

“Diperkirakan luas lahan yang terbakar di lereng Panderman ini 17 hektar. Sehingga satu jalan tim udara ini memadamkan api di dua lokasi,” kata dia.

Ia mengatakan proses pemadaman menggunakan water bombing ini dihentikan disiang hari.

Karena kondisi angin cukup kencang, bahkan api merembet ke arah Gunung Gentong.

Pemadaman tidak dapat dilakukan secara manual, karena medan yang curam.

Tim gabungan dari Perhutani, BPBD Kota Batu dan warga dengan jumlah 20 orang, masih melakukan koordinasi untuk penanganan lebih lanjut.

Halaman
12
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved