Malang Raya
Tunggu Lelang Selesai, Pasar Sukun Kota Malang Segera Direvitalisasi
Pasar Sukun, Kota Malang akan segera direvitalisasi dalam waktu dekat ini. Hal itu seiring dengan proses lelang yang kini sudah mulai dilakukan.
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: yuli
SURYAMALANG.COM, SUKUN - Pasar Sukun, Kota Malang akan segera direvitalisasi dalam waktu dekat ini.
Hal itu seiring dengan proses lelang yang kini sudah mulai dilakukan oleh Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Malang.
"Ini masih proses lelang tinggal tunggu pemenangnya, semoga akhir Agustus ini sudah selesai," ucap Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang, Wahyu Setianto kepada SURYAMALANG.COM, Senin (5/8/2019).
Kini pihaknya masih mencari tempat penampungan sementara bagi para pedagang yang ada di Pasar Sukun.
Rencananya, lapak sementara pedagang itu akan ditempatkan di depan Pasar Sukun.
Hanya saja, Wahyu masih melakukan perencanaan dan persiapan terkait relokasi lapak pedagang tersebut.
"Awalnya akan kami letakkan di depan TPU Sukun karena tempatnya yang luas. Tapi setelah kami pikirkan lagi sementara ini akan kami letakkan di depan Pasar Sukun saja," ujarnya.
Relokasi lapak pedagang itu bukan tanpa alasan, kata Wahyu dari data yang ada jumlah pedagang yang aktif di Pasar Sukun mencapai 130 orang.
Lapak sementara yang akan diletakkan di depan Pasar Sukun tersebut diperkirakan mampu menampung jumlah pedagang tersebut.
"Untuk PKL ini masih kami lakukan koordinasi dengan kepala pasar," imbuhnya.
Pembangunan pasar yang akan menggunakan anggaran APBD Kota Malang 2019 senilai Rp 6 miliar ditargetkan akan dimulai pada bulan September.
Hal ini seiring dengan proses relokasi dam proses lelang yang ditargetkan selesai pada akhir Agustus.
Kata Wahyu, untuk konsep pembangunannnya akan sama dengan konsep Pasar Rakyat Modern seperti di Pasar Oro-Oro Dowo.
"Memang Revitalisasi ini bertahap, setelah Pasar Mergan, Kasin dan Sawojajar sudsh dalam proses pembangunan, nah saat ini baru Pasar Sukun," ujarnya.
Sedangkan untuk pasar-pasar lain yang belum direvitalisasi, Disdag Kota Malang akan mengajukan dana DAK ke Kementerian Perdagangan.
"Ya semoga di tahun 2021 dana sudah cair. Karena kalau pakai dana APBD tidak cukup," tandasnya.
Sementara itu, Koordinator Pasar Sukun Arifin SH mengatakan, kini pihaknya masih melakukan pendataan terkait jumlah PKL yang ada di Pasar Sukun.
Menurutnya, ada banyak jumlah PKL yang biasa berjualan di sekitaran Pasar Sukun.
Hanya saja, para PKL itu sebagian belum didata dan sebagian lagi sudah didata.
"Untuk relokasi ini kan dikhususkan bagi para pedagang yang ada di Pasar Sukun. Tapi kami upayakan semoga para PKL juga mendapatkan tempat," ujarnya.
Arifin berharap, semoga Pasar Sukun bisa segera direvitalisasi agar para pedagang di sini bisa merasakan pembangunan dari pemerintah.
"Semoga saja pembangunannya nanti lancar dan bisa sesuai target. Kalau pedagang senang, masyarakat senang, kami yakin, Pasar Sukun ini akan ramai," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pasar-sukun-kota-malang-akan-segera-direvitalisasi-oleh-pemerintah-kota-malang.jpg)