Berita Arema
BERITA AREMA POPULER Hari Ini, Reaksi Kapten Persebaya Setelah Kalah 4-0 & Apresiasi Untuk Aremania
Berita Arema populer hari ini, reaksi kapten Persebaya setelah kalah 4-0 dan apresiasi Arema FC untuk Aremania
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: eko darmoko
Sekaligus memperpanjang rekor Persebaya tidak bisa raih poin di Malang. Kali terakhir bisa bawa pulang satu poin di Liga Indonesia musim kompetisi 1997-1998.
Laga yang berlangsung 12 April 1998 tersebut berakhir dengan skor imbang 0-0. Setelahnya, Persebaya selalu telan kakalahan.
2. Apresiasi Arema FC untuk Aremania
Kemenangan 4-0 yang diraih Arema FC kala berhadapan dengan Persebaya Surabaya, Kamis (15/8/2019) sore di Stadion Kanjuruhan, tak lepas dari dukungan Aremania suporter Arema FC.
Meski diwarnai beberapa kali perkelahian antar suporter, dukungan Aremania yang bernyanyi sejak awal pertandingan hingga akhir menjadi tambahan semangat bagi para pemain yang beraksi di lapangan.
Untuk itu Milomir Seslija Pelatih Arema FC mengucapkan terima kasih pada aremania yang hadir sebanyak 37.000 itu.
• Jadwal Acara SCTV TRANS TV GTV RCTI Indosiar TVONE Hari Jumat 16 Agustus, Madura United VS Persija

"Persebaya tim bagus namun kami memiliki aremania yang mendukung kami secara ekstra dan terimakasih pada aremania yang luar biasa mendukung kami," kata Milomir Seslija, Kamis (15/8/2019) malam.

Sementara itu ucapan terima kasih juga disampaikan M Rafli. Gelandang Arema FC ini mengatakan Arema FC tak akan bisa bermain seperti tadi apabila tanpa dukungan dari Aremania.
"Pertandingan yang sangat luar biasa, alhamdulilah kami bisa menang. Terimakasih aremania meskipun hari kerja tetap meramaikan Kanjuruhan dan terimakasih untuk para pemain yang telah bermain tanpa kenal lelah, dan meskipun unggul tidak menurunkan tempo permainan, serta tetap haus gol," ujar M Rafli.
3. Ketakutan Arema FC di babak ke-2 menurut Pelatih Persebaya
Empat gol yang bersarang ke gawang Bajul Ijo diciptakan oleh Dendi Santoso (30), Arthur Cunha (71), Sylvano Comvalius (86), terakhir dicetak oleh Makan Konate (90+1).
Bejo Sugiantoro, pelatih sementara Persebaya Surabaya, skuadnya kalah karena pemainnya sering lakukan kesalahan sendiri. Satu di antaranya gol pertama dari Arema FC.
Saat tertinggal, Bejo sudah mengupayakan kontra strategi dengan memasukkan Damian Lizio menggantikan Rendi Irwan menit 49.
“Gol di babak pertama karena kesalahan kami bola rebound, itu yang membikin saya ubah memasukkan salah satu pemain untuk mengganti Rendi Irwan, tapi itu semua tanggung jawab saya,” terang Bejo usai laga.

Kekalahan ini menjadi skor kekalahan terbesar yang dialami Persebaya dari total empat kekalahn sejauh ini. Tiga kekalahan lain miliki skor identik 2-1, dari Bali United, PSS Sleman, dan PSM Makassar.