Kabar Surabaya
Gus Ipul: Cak Imin Cukup Bagus, Alasan Apa yang Bisa Digunakan untuk Mengganti Cak Imin?
"Cak Imin cukup bagus. Alasan apa yang bisa digunakan untuk mengganti Cak Imin?" jawab Gus Ipul.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: yuli
"Cak Imin cukup bagus. Alasan apa yang bisa digunakan untuk mengganti Cak Imin?" jawab Gus Ipul.
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU), Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengisyaratkan dukungannya pada Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Prestasi PKB yang meningkat di pemilu 2019 menjadi salah satu alasannya.
Pencapaian PKB, menurut mantan Wakil Gubernur Jatim dua periode ini, mengalami tren peningkatan cukup drastis.
Bahkan, menjadi yang tertinggi di beberapa pemilu sebelumnya.
"PKB tahun ini berprestasi. Bahkan, suaranya lebih tinggi dari tahun 1999," kata Gus Ipul kepada SURYAMALANG.COM ketika dikonfirmasi di Surabaya, Sabtu (17/8/2019).
• Nahdlatul Ulama (NU) Jatim Sebut Kriteria Calon Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

Selaras dengan peningkatan suara, kursi PKB juga meningkat secara nasional.
"Kemudian, kursinya juga lebih tinggi. Jadi, PKB di bawah Cak Imin memang cukup lebih bagus," katanya.
Tak berhenti menang di pemilu, PKB harus bisa mengawal suara pemilih.
PKB di bawah kepemimpinan Cak Imin diharapkan dapat melaksanakan ide dan gagasan rakyat.
"PBNU berharap suara yang sudah didapat bisa dipelihara. Rakyat harus bisa dikawal dengan baik di legislatif ke depan," katanya.
Dengan mempertimbangkan berbagai hal tersebut, Gus Ipul lantas menyebut bahwa tak ada alasan untuk mengganti Cak Imin di pucuk kepemimpinan PKB.
"Cak Imin cukup bagus. Alasan apa yang bisa digunakan untuk mengganti Cak Imin?" jawab Gus Ipul.
Sekalipun demikian, Gus Ipul yang juga mantan Sekjen PKB ini menyerahkan putusan akhir kepada peserta Muktamar.
"Namun, prinsipnya semua bergantung muktamar," katanya.
Terkait putusan di Muktamar, pihaknya berharap kepada PKB sebagai partai yang dilahirkan oleh NU, bisa menjaga amanat kalangan Nahdliyin.
Untuk diketahui, pada 20 Agustus mendatang PKB akan menyelenggarakan Muktamar di Nusa Dua, Bali.
Satu di antara agenda Muktamar adalah memilih Ketua Umum.
Nama Cak Imin berpeluang akan kembali terpilih sebagai Ketua Umum PKB untuk keempat kalinya melalui aklamasi.
Berdasarkan hasil pemilu 2019, PKB berada diurutan keempat secara nasional dengan 13,5 juta suara menjadi alasannya.
Dengan perolehan suara sebanyak itu, PKB sukses mengunci 58 kursi sekaligus menjadi perolehan terbanyak di lima pemilu terakhir yang pernah diikuti sejak PKB berdiri.
Mulai dari pemilu 1998 (51 kursi), pemilu 2004 (52 kursi), pemilu 2009 (28 kursi), dan pemilu 2014 (47 kursi).
Apabila Cak Imin kembali terpilih pada Muktamar mendatang, maka Cak Imin akan menjadi Ketua Umum PKB untuk keempat kalinya secara berturut-turut.
Sejak tiga periode lalu (2005-2010, 2010-2014, 2014-2019), pria asal Jombang ini telah menduduki jabatan tersebut.