Kabar Gresik

Ada Hajatan, Perempuan ini Masuk dan Sok Akrab, Ternyata Menyelinap dan Curi Perhiasan Rp 75 Juta

Astutik Nanik (48), warga Kebomas, Gresik, tidak kenal siapapun dengan orang-orang di rumah orang hajatan itu. Tapi dia bisa percaya diri sok akrab.

Editor: yuli
ist
Astutik Nanik (48), warga Kebomas, Gresik, tidak kenal siapapun dengan orang-orang di rumah orang hajatan itu. Tapi dia bisa percaya diri sok akrab. Ujung-ujungnya mencuri perhiasan senilai Rp 75 juta. 

Jumeno mengatakan, pelaku terbilang lihai dalam menjalankan aksinya.

Selama berkutat di dalam kamar tuan rumah, pelaku sama sekali tidak merusak benda apapun, hingga menggasak uang dan perhiasan dalam almari.

"Kalau melihat aksinya memang sangat serius dan sangat canggih," katanya.

Dan aksi yang dilakukan pelaku terbilang gesit.

Lantaran tak butuh waktu lama, pelaku berhasil membawa kabur sejumlah uang dan perhiasan yang dimasukkan di dalam tas yang dibawanya dari rumah.

Jumeno mengungkapkan, aksi nekat pelaku belakangan ketahuan hungga berujung diringkus polisi, setelah tuan rumah menyadari ada perhiasannya yang hilang.

Beruntung di rumah tersebut terdapat CCTV sehingga memudahkan polisi melacak pelaku.

"Ketahuannya dia adalah kebetulan ada kamera CCTV, kemudian kami cocokkan telah mengidentifikasi lalu kami kejar," jelasnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ungkap Jumeno, pelaku ternyata sudah menjalankan aksinya itu sebanyak tiga kali.

"Kalau penuturan si pelaku dia sudah melakukan tiga kali pencurian. Tapi sebelumnya tidak ada laporannya, dilakukan di tiga di tiga lokasi yang berbeda," jelasnya.

Kepada polisi, motif pelaku saat menjalankan aksinya itu, lantaran untuk biaya hidup sehari-hari.

Sesaat tiba di ruang penyidik Unit Reskrim Mapolsek Benowo, pelaku dicecar rentetan pertanyaan yang disertai bukti-bukti rekaman CCTV.

Berkali-kali pelaku bersilat lidah mementahkan semua tuduhan berlandaskan bukti itu.

Setelah sekian lama aksi bersilat lidah, pelaku akhirnya menyerah, lantas mengakui perbuatannya itu.

"Awalnya pelaku tidak mengaku. Setelah kami interogasi dan kami lakukan penyelidikan, semua terkuak akhirnya," pungkasnya.

Berdasarkan catatan Polisi, akibat aksi pencurian yang dilakukan pelaku. Korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp 75 Juta. Luhur Pambudi

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved