Malang Raya

Cegah Gratifikasi, Pelayanan Publik di Kota Malang Akan Berbasis IT

Pemkot Malang akan mengembangkan pelayanan publik berbasis IT untuk mencegah gratifikasi.

Cegah Gratifikasi, Pelayanan Publik di Kota Malang Akan Berbasis IT
SURYAMALANG.COM/M Rifky Edgar
Wali Kota Malang, Sutiaji 

SURYAMALANG.COM, BLIMBING – Pemkot Malang akan mengembangkan pelayanan publik berbasis IT untuk mencegah gratifikasi.

Hal ini merujuk pada konsep atau gagasan yang dikembangkan oleh Wali Kota Malang, Sutiaji yang ingin menjadikan Malang sebagai Smart City.

Sutiaji menilai budaya gratifikasi harus segera dihapuskan di lingkungan Pemerintahan Kota Malang.

“Gratifikasi kalau sudah menjadi kebiasaan akan susah. Ini yang harus diperangi bersama,” ucap Sutiaji kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (21/8/2019).

Orang nomor satu di Kota Malang itu menyebutkan budaya gratifikasi membawa dampak tidak baik terhadap pelayanan publik.

Pelayanan berbasis IT ini akan mengurangi proses face to face.

Dia menargetkan proses digitalisasi ini bisa secepat mungkin diterapkan di Kota Malang.

“Saat ini sedang kami urus. Targetnya ya secepat mungkin, karena ini berkaitan dengan pelayanan publik,” ujarnya.

Sutiaji menjelaskan gratifikasi itu muncul dari dua arah, yakni kepada yang melayani dengan yang dilayani.

Dia minta setiap Aperatur Sipil Negara (ASN) lebih berani dan siap untuk menolak gratifikasi.

Halaman
12
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved