IKIP Budi Utomo

Rieke Dyah Pitaloka sampai Saidin Patiran asal Papua Barat Deklarasi di IKIP Budi Utomo Malang

Deklarasi kebangsaan #PancasilaPower #IndonesiaPower di kampus C IKIP Budi Utomo (IBU) Kota Malang

Rieke Dyah Pitaloka sampai Saidin Patiran asal Papua Barat Deklarasi di IKIP Budi Utomo Malang
Sylvianita Widyawati
Anggota DPR RI Rieke Dyah Pitaloka saat acara deklarasi kebangsaan di kampus C IKIP Budi Utomo, Malang, Kamis (22/8/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Deklarasi kebangsaan #PancasilaPower #IndonesiaPower di kampus C IKIP Budi Utomo (IBU) Kota Malang antara lain dihadiri mahasiswa asal Fak-Fak, Papua Barat, Kamis (22/8/2019). 

Mahasiswa baru (maba)  UIN Maulana Malik Ibrahim Malang itu bernama Saidin Patiran.

"Saya sudah di Malang selama sebulan. Saya nyaman dan tinggal di mahad UIN sejak dua pekan lalu karena saya maba," jawab Saidin pada suryamalang.com.

Mahasiswa Hukum Tata Negara Fakultas Syariah semester pertama ini selama bersosialisasi tidak ada masalah. Teman-temannya juga dari berbagai daerah dan bahasa. Sehingga dalam berkomunikasi lebih banyak memakai bahasa Indonesia.

"Adanya masalah yang lalu itu (peristiwa 15 Agustus 2019) di Malang itu karena ada kesalahpahaman," jawabnya. Di ruang transit, Saidin juga diajak ngobrol dengan Rieke Dyah Pitaloka, anggota DPR RI yang hadir di acara itu.

"Semangat Saidin. Tetap cinta Indonesia kan?" katanya. Ia menjawab tetap.

Dikatakan artis yang pernah main di sinetron Bajaj Bajuri ini, ia senang deklarasi kebangsaan bisa dilaksanakan di Malang.

"Saya ingin dari kampus Malang ini bisa bergema di kampus-kampus lainnya nanti. Betapa pentingnya menjaga persatuan dan persatuan Indonesia," katanya.

Sedang Dr Nurcholis Sunuyeko, Rektor IBU Kota Malang menyatakan alasan adanya deklarasi kebangsaan di kampusnya karena kampusnya seperti mini Indonesia.

"Mahasiswa kami dari berbagai daerah, suku dan agama," jelasnya. 

Acara juga diisi dengan penandatanganan deklarasi. Di acara itu, pada mahasiswa yang hadir, Rieka juga menyampaikan sudah ditandatangani UU Iptek oleh Presiden Jokowi pada 12 Agustus 2019 lalu. Amanah UU itu adalah membentuk Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved