Kabar Surabaya

Sambil Menangis, Pria Surabaya Ini Mengaku Menyesal Karena Nafkahi Keluarga Pakai Uang Haram

Sambil menangis, Samin (45) mengungkapkan penyesalannya di Mapolsek Tegalsari, Surabaya

Sambil Menangis, Pria Surabaya Ini Mengaku Menyesal Karena Nafkahi Keluarga Pakai Uang Haram
SURYAMALANG.COM/Willy Abraham
Sambil menangis, Samin (45) mengungkapkan penyesalannya di Mapolsek Tegalsari, Surabaya, Jumat (30/8/2019). 

Laporan wartawan : Willy Abraham

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Sambil menangis, Samin (45) mengungkapkan penyesalannya di Mapolsek Tegalsari, Surabaya, Jumat (30/8/2019).

Pria asal Jalan Wonokusumo ini ditangkap polisi karena diduga terlibat dalam jaringan narkoba.

Polisi menyita satu klip kecil berisi sabu-sabu seberat 1,64 gram, enam plastik kecil berisi sabu-sabu seberat 0,62 gram, satu klip besar berisi sabu-sabu seberat 2,44 gram, satu timbangan elektrik, dan uang Rp 850.000.

Bapak dua anak ini tak kuasa menahan air mata ketika ditanya wartawan.

Samin menyesal telah menafkahi anak dan istrinya dengan uang haram hasil jualan sabu-sabu.

“Saya merasa berdosa karena menafkahi anak dan istri saya.”

“Anak saya yang paling kecil masih berusia delapan tahun,” kata Samin kepada SURYAMALANG.COM di Mapolsek Tegalsari.

Pecatan juru parkir (jukir) ini sudah enam bulan menjalani bisnis haram ini di rumahnya.

Para pelanggannya merupakan anak-anak muda di kampungnya sendiri. 

Halaman
12
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved