Breaking News:

Kabar Kediri

Proyek Bandara Kediri Butuh Dana Rp 10 Triliun, PT Gudang Garam Terus Lengkapi Perizinan

Proyek pembangunan Bandara Kediri bakal menghabiskan anggaran Rp 5 triliun - Rp 10 triliun.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: yuli
suryamalang.com
PT Gudang Garam Tbk siapkan Rp 10 triliun untuk proyek Bandara Kediri, target operasional tahun 2022. 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - PT Surya Dhoho Investama (SDI), anak perusahaan PT Gudang Garam Tbk, memperkirakan, proyek pembangunan Bandara Kediri bakal menghabiskan anggaran Rp 5 triliun - Rp 10 triliun. 

"Selain izin belum lengkap, pembebasan lahan juga masih belum tuntas," ungkap Istata Taswin Siddarta, Direksi PT Gudang Garam Tbk usai RUPS di Hotel Grand Surya, beberapa bulan lalu.

Dijelaskan Istata, sebenarnya pihaknya menginginkan lebih cepat menyelesaikan perizinan dan pembebasan lahan. "Bagi kami sebenarnya lebih cepat lebih baik," jelasnya.

Namun karena pembebasan lahan masih belum tuntas, pihaknya juga tidak dapat memaksakan segera memulai pembangunan Bandara Kediri.

Lahan bandara yang dibebaskan sebenarnya tidak terlalu banyak masih kurang sekitar 20 hektar lagi. "Kalau belum selesai belum bisa dimulai," ungkapnya.

Sementara untuk tahapan perizinan masih terus diproses. Karena perizinan untuk membangun airport tidak mudah, masalahnya ternyata sangat banyak perizinannya. "Untuk izin ini kami sudah banyak dibantu oleh pemerintah," jelasnya.

Sebelumnya Wakil Bupati Kediri H Masykuri mengungkapkan adanya perubahan jalur runway Bandara Kediri.

"Dulu runway direncanakan dari arah selatan ke utara. Setelah feasibility study dan ditinjau tim dari

pusat serta pendampingan Lanud Iswahyudi yang ideal mengarah ke barat laut," ungkapnya.

Rencana awal ground breking pembangunan Bandara Kediri dilakukan Maret 2019. Namun karena ada perubahan runway rencananya molor.

Perubahan arah runway juga memperhatikan berbagai aspek teknis seperti putaran angin dan cuaca.

Sebagai konsekuensinya harus ada sejumlah penyesuaian. Di antaranya harus menambah luas lahan bandara sekitar 90 hektar.

Sedangkan perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) lahan bandara dilakukan menyesuaikan dengan ketentuan dari Pemprov Jatim.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved