Malang
BERITA MALANG POPULER Hari Ini, Warga Malang Masuk Daftar Calon Pimpinan KPK
Berikut ini rangkuman berita Malang populer hari ini, Selasa 3 September 2019 yang dihimpun SURYAMALANG.
Penulis: Raras Cahyaning Hapsari | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM - Berikut ini rangkuman berita Malang populer hari ini, Selasa 3 September 2019 yang dihimpun SURYAMALANG.
Berita Malang hari ini mencakup tentang warga Malang yang masuk daftar calon pimpinan KPK yang diusulkan Jokowi.
Selain itu ada juga daftar kepala SDN dan SMPN Malang yang dilantik per 2 September 2019.
Berikut rangkuman berita Malang hari ini.
1. Jaksa Kota Malang Akan Pidanakan Wajib Pajak Bandel

Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Malang, Dian Purnama, mengingatkan kemungkinan wajib pajak (WP) bandel digugat dan diproses secara hukum.
"Yang sudah memenuhi panggilan pemeriksaan dan kemudian mulai membayar walaupun dengan cara mengangsur, berarti masih ada itikad baik. Sebaliknya, yang tidak beritikad baik padahal nilai tunggakan pajaknya cukup signifikan, bakal digugat secara perdata," ujarnya dalam rilis yang diterima SURYAMALANG.COM, Senin (2/9/2019) siang.
Proses gugatan mulai dilakukan pihak kejaksaan setelah menerima Surat Kuasa Khusus Litigasi dari Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang.
Sebelum menapak lebih jauh, kejaksaan masih akan memberi kesempatan panggilan ulang kepada para WP bandel tersebut.
"Jika masih tetap tidak ada itikad baik, akan diproses gugatannya sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku," ujar Dian.
BP2D memang menggandeng kejaksaan dengan melimpahkan Surat Kuasa Khusus (SKK).
Dari data rekap progress pemeriksaan pajak daerah yang ditangani Kejari Malang sampai dengan akhir Agustus lalu, tercatat ada 204 WP yang diperiksa oleh korps Adhyaksa tersebut.
Rinciannya, ada 164 WP Reklame yang jika ditotal nilai tunggakannya mencapai lebih dari Rp 1 miliar.
Kemudian ada 15 WP Hotel dengan tunggakan kisaran Rp 700 juta, 10 WP Resto dengan tunggakan Rp 415 juta, 9 WP BPHTB dengan tunggakan Rp 480 juta serta enam WP PBB Perkotaan dengan nilai tunggakan kisaran Rp 566 juta.
2. Luthfi Jayadi Kurniawan Masuk Daftar 10 Capim KPK yang Jokowi Usulkan ke DPR RI
