Kabar Trenggalek

Proses Pembebasan Pria yang Tujuh Tahun Dikerangkeng di Desa Gamping, Suruh, Trenggalek

Proses Pembebasan Pria yang Tujuh Tahun Dikerangkeng di Desa Gamping, Suruh, Trenggalek

Proses Pembebasan Pria yang Tujuh Tahun Dikerangkeng di Desa Gamping, Suruh, Trenggalek
Aflahul Abidin
PEMASUNGAN - Proses pembebasan Asman Budi (40), warga Desa Gamping Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, yang terpasung selama 7 tahun di rumahnya. 

Proses Pembebasan Pria yang Tujuh Tahun Dikerangkeng di Desa Gamping, Suruh, Trenggalek

SURYAMALANG.COM, TRENGGALEK - Asman Budi (40), warga Desa Gamping Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, terpasung selama 7 tahun di rumahnya.

Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) itu dipasung oleh keluarga dengan kerangkeng gantung ukuran 1 meter x 2 meter.

Keluarga terpaksa memasung karena Asman temperamental. Ia juga kerap membuat kegaduhan di lingkungannya.

Asman akhirnya bebas dari pasung dan dibawa tim gabungan bebas pasung Kabupaten Trenggalek, Senin (2/8/2019).

Ia dibawa ke Ruang Nusa Indah RSUD dr Soedomo Kabupaten Trenggalek. Asman akan menjalani perawatan di tempat itu.

Kepala Seksi Disabilitas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Trenggalek, Sri Winarti mengatakan, Asman dievakuasi setelah dipasung sejak 2012.

“Sebelumnya, sudah dievakuasi dan dikirim ke [RSJ] Lawang. Namun karena ada kegaduhan, dipasung ulang,” kata Winarti, di RSUD dr Soedomo.

Dengan dievakuasinya Asman, data Dinsos PPPA Kabupaten Trenggalek mencatat, warga yang masih terpasung tinggal 3 orang.

Kabupaten Trenggalek melepaskan bebas pasung secara massal sejak 2017. Tercatat, 150 orang sudah dibebaspasungkan, termasuk Asman. Dari jumlah itu, dua orang sudah meninggal dunia.

Halaman
12
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved