Nasional
Fakta-fakta Operasi Patuh Semeru 2019, Polisi Bisa Datangi Rumah Pengendara yang Kabur
Operasi Patuh Semeru 2019 sudah berlangsung sejak Kamis 27 Agustus 2019 lalu, berikut fakta-fakta menariknya.
Penulis: Raras Cahyaning Hapsari | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM - Operasi Patuh Semeru 2019 sudah berlangsung sejak Kamis 27 Agustus 2019 lalu.
Selama pelaksanaan Operasi Patuh Semeru banyak pengendara motor maupun mobil yang ditindak oleh Kepolisian.
Siapa sangka ternyata para pengendara yang kabur saat ditindak bisa didatangi petugas ke rumah masing-masing.
Berikut ini fakta-fakta menarik terkait Operasi Patuh Semeru 2019 yang dihimpun SURYAMALANG.
1. Mengutamakan Kepatuhan Pengendara Motor
Direktur Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim, Kombes Pol Budi Indra Dermawan mengungkapkan, tahun ini operasi patuh semeru memprioritaskan penegakkan hukum pada para pengendara motor.
Pasalnya, 60 persen angka insiden kecelakaan dialami oleh para pengendara motor.
"Setelah dievaluasi ternyata banyak korban yang berasal dari kendaraan roda dua," katanya setelah memimpin Apel Operasi Semeru 2019 di Lapangan Mapolda Jatim, Kamis (29/8/2019).
2. Jenis Pelanggaran yang Ditindak
Budi juga menambahkan, pihaknya akan menindak jenis pelanggaran lainnya yang dilakukan oleh para pengendara motor.
Mulai dari, pengendara di bawah umur, motor berpenumpang lebih dari tiga orang dan lain sebagainya.
Selama berlangsungnya operasi ini, lanjut Budi, pihaknya akan memberikan porsi penegakkan hukum lebih besar.
"Jadi penegakan hukumnya nanti 60 persen, preventifnya 40 persen," tukasnya.
Tak ketinggalan, lanjut Budi, selama dua pekan berlangsungnya operasi tersebut, pihaknya menerjunkan 1300 anggota gabungan.
Mulai dari Dinas Perhubungan, anggota TNI, dan Jasa Raharja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/operasi-patuh-semeru-2019-di-taman-bungkul-surabaya.jpg)