Kabar Bojonegoro

Priiit! Bripka Pramono Hentikan Pria Bermotor di Bojonegoro, Ternyata Ayah Kandungnya

#BOJONEGORO - Bripka Pramono menghentikan lelaki bermotor yang ternyata ayahnya bernama Sidiq, warga Desa Mori Kecamatan Trucuk.

Priiit! Bripka Pramono Hentikan Pria Bermotor di Bojonegoro, Ternyata Ayah Kandungnya
ist
POLISI RAZIA AYAH - Bripka Pramono memeriksa lelaki bermotor yang ternyata ayahnya bernama Sidiq, warga Desa Mori Kecamatan Trucuk, Bojonegoro, Jawa Timur. 

#BOJONEGORO - Bripka Pramono menghentikan lelaki bermotor yang ternyata ayahnya bernama Sidiq, warga Desa Mori Kecamatan Trucuk.

SURYAMALANG.COM, BOJONEGORO - Seorang anggota Satlantas Polres Bojonegoro memeriksa ayahnya saat Operasi Patuh Semeru 2019 di Jalan MT Haryono, Bojonegoro, akhir pekan lalu.

Kisah nyata ini dialami Bripka Pramono saat menghentikan lelaki bermotor yang ternyata ayah kandungnya bernama Sidiq, warga Desa Mori Kecamatan Trucuk, Bojonegoro, Jawa Timur.

Pengendara motor itu pun terkaget saat dirinya diperiksa oleh polisi yang tak lain merupakan putranya

Terlebih polisi lalu lintas itu sempat meminta kelengkapan surat-surat kendaraan sepeda motor.

"Kaget yang memeriksa anak saya sendiri, tapi tidak apa memang kalau berkendara kan harus lengkap jadi tidak perlu khawatir," ujar Shidiq, Senin (9/9/2019).

https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom
https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom (.)

Kasat Lantas Polres Bojonegoro, AKP Aristianto, membenarkan ada anggotanya yang memeriksa pengendara yang ternyata ayahnya.

Meski demikian, pengendara motor tersebut ternyata sangat memperhatikan kelengkapan berkendara, baik kelengkapan kendaraan maupun surat-surat.

"Kami apresiasi karena ini bukti penggeloraan keselamatan juga melibatkan keluarga dari anggota Polri, tanpa pandang bulu," pungkasnya.

Kegiatan yang digelar selama dua jam di titik tersebut menindak pelanggaran dengan 113 tilang dan 15 teguran. Barang Bukti sebanyak 106 STNK dan 7 SIM diamankan.

Sekadar diketahui, operasi patuh Semeru dilakukan selama dua pekan, mulai Kamis (29/8/2019) hingga Kamis (11/9/2019).

Penulis: Mochamad Sudarsono
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved