Kabar Madiun

Arak Jowo (Arjo) Populer di Madiun, Ternyata dari Jawa Tengah, Buktinya 2520 Liter Ciu Bekonang

Arak Jowo (Arjo) Populer di #Madiun, Polisi Tidak Temukan Pabrik Pengolahannya. Ternyata dari Jawa Tengah, Buktinya 2520 Liter Ciu Bekonang

Arak Jowo (Arjo) Populer di Madiun, Ternyata dari Jawa Tengah, Buktinya 2520 Liter Ciu Bekonang
polres madiun
Polres Madiun menggagalkan pengiriman 2520 liter ciu atau minuman keras (miras) dari Desa Bekonang Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah. Minuman beralkohol yang populer sebagai Ciu Bekonang ini rencananya dikirim dan dijual di wilayah Pilangkenceng, sebelah timur pusat Kota Madiun. 

Arak Jowo (Arjo) Populer di #Madiun, Polisi Tidak Temukan Pabrik Pengolahannya. Ternyata Didatangkan dari Sukoharjo, Jawa Tengah, Buktinya 2520 Liter Ciu Bekonang

SURYAMALANG.COM, MADIUN - Polres Madiun menggagalkan pengiriman 2520 liter ciu atau minuman keras (miras) dari Desa Bekonang Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Minuman beralkohol yang populer sebagai Ciu Bekonang ini rencananya dikirim dan dijual di wilayah Pilangkenceng, sebelah timur pusat Kota Madiun.

Puluhan jeriken berisi ribuan liter arak jowo (arjo) ini dibawa menggunakan truk yang biasa dipakai mengangkut pasir dan batu.

Bupati Madiun, Kaji Mbing, Temukan Ratusan Kondom Bekas Pakai di Lokalisasi Bong Pai

Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan, pengungkapan ini bermula saat polisi melakukan Operasi Cipta Kondisi di gerbang pintu Tol Caruban, Kabupaten Madiun, pada 2 September 2019 malam.

Dalam pengecekan itu, melintas truk berpelat nomor AE 8652 FA dan langsung diperiksa. Saat pemeriksaan itu, polisi menemukan 84 jeriken yang masing-masing berisi 30 liter ciu atau arak jowo.

"Setelah terpal yang menutup bak truk itu dibuka, ternyata ada 84 jeriken. Masing-masing jeriken berisi 30 liter arak jowo," kata Ruruh kepada wartawan di Mapolres Madiun, Jumat (13/9/2019).

Polisi kemudian menyita truk bermuatan ribuan liter miras arjo tersebut. Sopir truk bernama Sigit Yuwono, warga Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, juga ditangkap.

Menurut keterangan sopir, miras arjo ini berasal dari Sukoharjo dan akan dikirim ke wilayah Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. Sopir truk mengaku hanya disuruh seseorang untuk mengangkut dan mengantarnya.

"Selama ini kami sudah mencari di mana pusat pengolahan arjo di Madiun. Ternyata tidak ada. Arjo ini masuk dari Sukoharjo, Jawa Tengah," pungkasnya.

Meski mengaku hanya disuruh, namun Sigit Yuwono tetap dijerat hukuman.

Sigit dikenakan pasal 20 ayat (1) Perda Kabupaten Madiun no 5 tahun 2015 tentang Pengawasan Pengendalian Minuman Beralkohol dengan ancaman hukuman penjara 3 bulan penjara.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved