Nasional

Mbah Pani di Pati Lakukan Topo Pendem Dikubur Hidup-hidup, Tapi Aneh, Kok Pintu Rumah Ditutup?

Mbah Pani di Pati Lakukan Topo Pendem Dikubur Hidup-hidup, Tapi Aneh, Kok Pintu Rumah Ditutup?

Mbah Pani di Pati Lakukan Topo Pendem Dikubur Hidup-hidup, Tapi Aneh, Kok Pintu Rumah Ditutup?
Tangkap Layar Youtube Tribun Jateng
Mbah Pani di Pati Lakukan Topo Pendem Dikubur Hidup-hidup, Tapi Aneh, Kok Pintu Rumah Ditutup? 

SURYAMALANG.COM - Aksi nekat seorang pria paruh baya menjajal rasanya jadi mayat berhasil viral dan mencuri perhatian warganet. 

Mbah Pani, kakek berusia 63 tahun di Pati ini menjajal rasanya menjadi mayat dengan melakukan ritual Topo Pendem

Proses ritual Topo Pendem sendiri diketahui Mbah Pani harus dikubur hidup-hidup layaknya mayat yang dimakamkan dan berada di dalam tanah selama kurang lebih lima hari. 

Namun, ada yang aneh dari aksi yang di lakukan Mbah Pani asal Pati ini. 

Meski aksi ritual Topo Pendem Mbah Pani ini menyita perhatian, namun ada yang aneh. 

Mbah Pani melakukan aksi Topo Pendemnya dengan tertutup, hanya anggota keluarga yang tahu dan bahkan pintu rumah sampai dikunci dari dalam. 

Jajal Rasanya Jadi Mayat, Mbah Pani di Pati Lakukan Topo Pendem Dikubur Hidup-hidup, Intip Prosesnya
Mbah Pani di Pati Lakukan Topo Pendem Dikubur Hidup-hidup, Tapi Aneh, Kok Pintu Rumah Ditutup?(Tangkap Layar Youtube Tribun Jateng)

Supani atau yang lebih akrab dipanggil dengan nama Mbah Pani melakukan aksi Topo Pendem yang berhasil menarik perhatian warga sekitar. 

Ritual atau tirakat itu dilakukan Mbah Pani di dalam rumahnya di Bendar RT 3 RW 1 Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Senin (16/9/2019).

Mbah Pani mulai melakukan persiapan ritual Topo Pendem selepas ia menunaikan salat magrib di Musala Al-Ikhlas, musala setempat.

Ratusan warga berkerumun di halaman rumah Mbah Pani selepas magrib.

Halaman
1234
Penulis: Frida Anjani
Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved