Malang Raya

SDN Kasin Kota Malang Coba Populerkan Lagi 'Nulis Gedrig' atau Menulis Huruf Tegak Bersambung

NULIS GEDRIG. Siapa yang masih biasa melakukannya? Ini gaya menulis halus atau menulis huruf tegak sambung. SDN Kasin coba populerkan lagi.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: yuli
sylvianita widyawati
Budi Hartono, Kepala SDN Kasin Kota Malang memberikan contoh hasil tulisan tegak bersambung milik siswa kelas 6C sebagai bagian dari kegiatan literasi menulis, Jumat (20/9/2019). 

Menurutnya, jika sering latihan mungkin bisa lebih baik. Apa ia suka dengan pembiasaan menulis itu? "Ya dijalani saja," ujar Alfi.

Sementara untuk literasi berupa bacaan, disiapkan taman baca di halaman sekolah. Awalnya ada gazebo biasa. Kemudian sejak Senin lalu diberi rak buku yang menempel di dinding gazebo itu. Juga ada rak berisi koran. Agar nyaman, di lantai gazebo diberi karpet untuk membaca. Saat istirahat atau pulang sekolah menunggu jemputan orangtua, siswa banyak ke taman bacaan itu.

"Bisa menyegarkan pikirkan," jawab Andro, siswa kelas 5 yang mengaku suka bacaan pahlawan. Jika Rohman siswa kelas 3 menyatakan bebas memilih bukunya.

Di dekat gazebo juga ada tempat duduk yang biasanya dipakai orangtua yang menunggu anaknya. Jika masih lama bisa juga mengambil buku bacaan di rak gantung di gazebo itu.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved