Senin, 20 April 2026

Malang Raya

Begini Cara EVOS Dalam Mengedukasi Orang Tua Soal Olahraga E-Sports

Olahraga E-Sports yang berbasis game saat ini memang sedang ramai digandrungi oleh masyarakat luas terutama para kawula muda.

SURYAMALANG.COM/M Rifky Edgar
Klub E-Sports EVOS berbagi tips kepada player game free fire di Warunk Upnormal, Kota Malang, Sabtu (21/9/2019). 

Karena antusiasnya begitu besar dan klub E-Sports sendiri jumlahnya kian lama kian bertambah.

“Jadi yang pertama harus dirubah itu mindset. E-Sports ini tidak hanya soal game, tapi juga olahraga. Olahraga yang mengasah otak karena gamenya ialah strategi,” ucapnya.

Eko menganalogikan olahraga E-Sports dengan permainan catur.

Menurutnya, itu sama saja, karena sama-sama dimainkan dengan cara berpikir.

Hanya saja, untuk olahraga E-Sports diaplikasikan dalam media game.

“Jadi medianya saja yang berbeda. Tapi aslinya ya sama. Tinggal orang tua saja ini yang harus melihat potensi dan bakat dari anaknya, dan mereka harus mendukung,” imbuhnya.

Pria kelahiran Malang yang juga pernah menjadi pelatih di EVOS Dota II itu mengatakan, bahwa seluruh atlet EVOS juga diperlakukan seperti atlet-atlet pada umumnya.

Seperti melakukan latihan, melatih mental bermain, mengatur strategi dan menjaga kelangsungan hidup mereka.

Selain itu, ia juga menyarankan kepada para player E-Sports yang kebanyakan didominasi oleh anak-anak muda agar menjaga waktu bermain game mereka.

Kata Eko, waktu bermain game yang efektik paling lama adalah delapan jam.

Dengan melakukan disiplin waktu tersebut, ia yakin bahwa player akan bisa menjaga keberlangsungan hidup mereka agar tetap fresh dan fokus baik dibidang E-Sports maupun pendidikan.

“Jadi apa yang kami terapkan sama pro player EVOS beda dengan player-player yang lain. Kalau pro player EVOS kan murni kerja. Kalau player yang lain kami yang tidak tahu, tapi apabila tips yang saya berikan tadi dilakukan, saya yakin akan bermanfaat,” ucapnya.

Sementara itu, EVOS Cupay yang memiliki nama asli Naufal Nabbarnur Ibrahim mengingatkan kepada para player E-Sports agar terus berlatih untuk bisa menjadi pro player.

Meski demikian, pemuda kelahiran Bogor itu meminta kepada para player E-Sports agar tidak lupa dengan waktu.

“Ya, waktu itu yang jadi perhatian yang serius. Dulu sebelum saya masuk E-Sports ya gitu, mesti selalu main game sampai lupa dengan waktu. Tapi lama kelamaan dengan bisa mengatur waktu pikiran kita menjadi fresh apalagi saat bermain game,” ucapnya.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved