Kabar Lumajang

Polres Lumajang Nyatakan Perang Melawan Begal Motor usai Aksi Sadis Tewaskan Warga Jember

Polres Lumajang Nyatakan Perang Melawan Begal usai Begal Sadis Tewaskan Warga Jember

Polres Lumajang Nyatakan Perang Melawan Begal Motor usai Aksi Sadis Tewaskan Warga Jember
polres lumajang
caption: Polres Lumajang nyatakan perang melawan begal usai kejadian aksi begal sadis menewaskan warga Jember di Wonorejo, Lumajang, Sabtu (22/9/2019). Perang melawan begal dimulai dengan operasi skala besar melibatkan 1.000 personel gabungan TNI dan Polri, Senin (23/9/2019). 

SURYAMALANG.COM, LUMAJANG -  Polres Lumajang nyatakan perang melawan begal usai kejadian aksi begal sadis menewaskan warga Jember di Wonorejo, Lumajang, Sabtu (22/9/2019).

Perang melawan begal dimulai dengan operasi skala besar melibatkan 1.000 personel gabungan TNI dan Polri, Senin (23/9/2019).

“Saya perintahkan minimal 30-50 personel lakukan operasi di setiap Polsek dengan melibatkan Polsek, SKD dan TNI. kegiatan ini akan dilakukan setiap hari sampai ada pencabutan,” tegas Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban. 

Operasi skala besar kali ini fokus untuk menyisir para pelaku begal yang muncul kembali di Lumajang.

"Saya tetapkan saat ini darurat begal di Lumajang. Semua cara harus kami lakukan untuk menumpas begal. Sebagai langkah antisipatif, kami kerahkan tidak kurang dari 1000 personel untuk melakukan operasi besar-besaran di seluruh wilayah Lumajang," tegas Arsal.

Kabag Ops Polres Lumajang AKP Yatno Mardi menambahkan pihaknya akan menindak tegas begal.

“Seperti perintah Kapolres, saya akan memimpin pasukan besar untuk menumpas begal. Tidak ada ampun untuk pelaku begal, karena Kapolres sangat geram saat mendengar begal kembali muncul ke permukaan. Setiap malam sampai tanggal yang tidak ditentukan akan terus dilakukan operasi skala besar untuk menumpas begal di seluruh wilayah Lumajang," tegas Yatno.

Yatno menambahkan pihaknya akan bekerja secara maksimal untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga dan wilayah Lumajang.

Seperti diberitakan, Sabtu (22/9/2019) malam terjadi pembegalan di jalan alternatif penghubung Surabaya - Lumajang - Jember di Desa Wonorejo, Lumajang. Pembegalan terjadi pada pasangan suami istri asal Jember, Rismiyanto dan Liyatus.

Rismi tewas akibat terluka parah akibat bacokan celurit dua orang begal motor. Lokasi pembegalan merupakan jalur terbilang sepi dan gelap.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved