Malang Raya

Bahas Demonstrasi Besar, Wali Kota Malang dan Danrem Undang Pejabat Kampus dan Kepala SMA/SMK

Bahas Demonstrasi Besar, Wali Kota Malang dan Danrem Undang Pejabat Kampus dan Kepala SMA/SMK. Inilah pokok-pokok pembahasan mereka.

Bahas Demonstrasi Besar, Wali Kota Malang dan Danrem Undang Pejabat Kampus dan Kepala SMA/SMK
hayu yudha prabowo
GELAR PERTEMUAN - Wali Kota Malang, Sutiaji, dalam Silaturahim Forkopimda dengan Rektor dan Kepala Sekolah SMA/SMK terkait maraknya aksi demontrasi di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Jumat (27/9/2019). 

Bahas Demonstrasi Besar, Wali Kota Malang dan Danrem Undang Pejabat Kampus dan Kepala SMA/SMK. Inilah pokok-pokok pembahasan mereka.

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda)  Kota Malang mengadakan pertemuan dengan pimpinan perguruan tinggi dan kepala SMA dan SMK negeri dan swasta, Jumat sore (27/9/2019) di Balai Kota Malang.

Hal ini dilakukan pasca demonstrasi besar oleh mahasiswa yang terjadi pada 23-24 September 2019 di depan gedung DPRD. Mahasiswa memberikan aspirasi terhadap berbagai RUU seperti KUHP.

"Maaf undangannya mendadak," ujar Wali Kota Malang Sutiaji saat membuka acara.

Menurutnya, perguruan tinggi dan SMA-SMK memang bukan domain Pemkot Malang. Tapi karena lokasi lembaga pendidikan berada di wilayah Kota Malang, maka jika terjadi sesuatu pasti akan memberi pengaruh pada Kota Malang. 

"Seperti demo pertama pada 23 September 2019. Saya klarifikasi dengan telepon sejumlah rektor. Seperti rektor Universitas Brawijaya (UB) karena ada meme di mana ada gambar rektor UB yang memindahkan perkuliahan di balkot," tutur Sutiaji.

Rektor UB Malang menjawab itu hoax. Ia juga menghubungi rektor UMM, UIN Maliki, UM dan Unisma. Dikatakan, saat itu beredar banyak info grup kuliah diliburkan dan dipindah kuliah di balkot.

"Artinya, demokrasi yes tapi bumbu-bumbu yang diolah itu harus jadi perhatian," kata wali kota.

Universitas Brawijaya (UB) Malang Tanggapi Meme Rektor Pindahkan Kuliah ke Gedung DPRD Kota Malang

Meme di media sosial seolah-olah Rektor Universitas Brawijaya (UB) Malang, Prof Dr Ir Nuhfil Hanani MS, memberi pernyataan memindahkan perkuliahan di depan gedung DPRD Kota Malang.
Meme di media sosial seolah-olah Rektor Universitas Brawijaya (UB) Malang, Prof Dr Ir Nuhfil Hanani MS, memberi pernyataan memindahkan perkuliahan di depan gedung DPRD Kota Malang. (suryamalang.com)

Kemudian beredar info, giliran pelajar. Karena itu kepala SMK-SMA juga dikumpulkan supaya siswa tidak ikut-ikutan karena khawatir dijadikan propaganda orang-orang tak bertangungjawab.

Maka ia berharap pimpinan perguruan tinggi dan kepala sekolah memberi pemahaman. "Seperti pelajar saja mungkin tidak mengerti KUHP itu apa. Malah sekarang soal revisi KUHP," kata wali kota.

Halaman
123
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved