Jendela Dunia

Donald Trump Terancam Dilengserkan, Dugaan Pengkhianatan Sudah Tercium di Parlemen Amerika Serikat

Donald Trump Terancam Dilengserkan, Dugaan Pengkhianatan Sudah Semerbak di Parlemen Amerika Serikat

Donald Trump Terancam Dilengserkan, Dugaan Pengkhianatan Sudah Tercium di Parlemen Amerika Serikat
slate.com
Donald Trump 

SURYAMALANG.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali meningkatkan serangan untuk melawan upaya penyelidikan pemakzulan (menggulingkan) terhadap dirinya.

Donald Trump kali ini menyerukan agar anggota parlemen AS Adam Schiff, yang memimpin penyelidikan pemakzulan dirinya, ditangkap atas dasar "pengkhianatan".

Komentar tersebut kemungkinan akan mengobarkan kritik terhadap penanganan Trump atas skandal yang melanda kepresidenannya.

Donald Trump telah dituduh memanfaatkan kedudukannya sebagai presiden AS untuk menekan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky agar menggelar penyelidikan terhadap mantan wapres AS Joe Biden yang berpeluang menjadi lawannya dalam pemilu presiden 2020.

Panggilan telepon itu turut dimasukkan dalam laporan aduan dari seorang petugas intelijen yang khawatir tentang apakah presiden berupaya memanfaatkan bantuan AS ke Ukraina demi bantuan politik.

"Anggota parlemen Adam Schiff secara ilegal telah membuat pernyataan palsu dan mengerikan, seolah-olah itu datang dari saya sebagai bagian terpenting dari percakapan telepon saya dengan Presiden Ukraina dan membacanya dengan lantang di hadapan Kongres dan rakyat Amerika."

"Sama sekali tidak ada hubungan dengan apa yang saya katakan di telepon. Tangkap atas tindak pengkhianatan?" tulis Trump dalam twitnya, Senin (30/9/2019).

Pernyataan Donald Trump itu tampaknya merujuk pada pernyataan yang dibuat oleh Schiff selama jajak pendapat yang diadakan oleh Komite Intelijen DPR AS, di mana Schiff juga menjadi ketua.

Dalam forum tersebut, Schiff mengatakan bahwa pernyataannya memparodikan komentar Trump tentang teleponnya dengan Zelensky.

Presiden dari Partai Republik itu semakin mengecam lawan-lawan politiknya sejak Partai Demokrat yang menguasai DPR AS mengumumkan digelarnya penyelidikan formal untuk pemakzulan dirinya.

Halaman
123
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved