Senin, 27 April 2026

Malang Raya

BERITA MALANG POPULER Hari Ini, Anang dan Ashanty Liburan di Malang & Upaya Pemkab atasi Kekeringan

Berikut ini berita Malang populer hari ini, Rabu 2 Oktober 2019 yang dihimpun SURYAMALANG.

Penulis: Raras Cahyaning Hapsari | Editor: Adrianus Adhi
Edgar
Senyuman Arsy usai menaiki wahana air coaster yang terdapat di Malang Smart Arena (MSA) Hawai Waterpark Kota Malang, Selasa (1/10/2019). 

SURYAMALANG.COM - Berikut ini berita Malang populer hari ini, Rabu 2 Oktober 2019 yang dihimpun SURYAMALANG.

Berita Malang hari ini mencakup tentang liburan Anang dan Ashanty di Malang bersama Arsy.

Selain itu ada pula upaya Pemkab atasi Kekeringan di Malang.

Berikut rangkuman berita Malang hari ini.

1. Upaya Pemkab Malang Mengatasi Kekeringan

Bupati Malang, Sanusi,  melakukan peninjauan area terdampak kekeringan di Desa Putukrejo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Selasa (1/9/2019).
Bupati Malang, Sanusi, melakukan peninjauan area terdampak kekeringan di Desa Putukrejo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Selasa (1/9/2019). (erwin)

Pemerintah Kabupaten Malang melakukan peninjauan area terdampak kekeringan di Desa Putukrejo Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Selasa (1/9/2019).

Sejauh mata memandang, wilayah Desa Putukrejo punya kontur perbukitan. Cuaca panas siang itu tampak kontras dengan kondisi kekeringan yang terjadi di desa tersebut. Tampak lahan pertanian sedang dalam kondisi kering. Pohon jati sedang meranggas daunnya. Area lahan pertanian didominasi tanaman tebu.

Sejumlah tangki air bersih sedang menyalurkan air bersih ke tandon. Kemarau panjang memaksa warga setempat untuk menghemat air.

"Kami harus menghemat penggunaan air. Ini satu hari gimana caranya dua jerigan besar ini cukup buat masak, air minum dan kebutuhan lain," ucap Sutarno warga setempat sembari membawa jerigen air.

Turut hadir menyapa warga, Bupati Malang, Muhammad Sanusi menjanjikan akan menyediakan fasilitas air bersih kepada warga Desa Putukrejo. Sejauh ini, bantuan air bersih sudah diterima warga setempat secara periodik tiga hari sekali.

"Tahun 2020 kami bikin program sumur bor. Saya himbau kepada kepala desa agar jika ada kekeringan harap dahulukan. Anggarannya menggunakan Rp 1,5 miliar dari dana yang akan dianggarkan pada tahun 2020. Dana itu digunakan untuk kebutuhan yang emergency atau mendesak untuk segera mendapat tindak lanjut. Bisa terkait akses sumber daya air bersih, akses jalan, kesehatan dan lain sebagainya," jelas Sanusi saat melakukan tinjauan bersama Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung dan Dandim 0818 Letkol Inf Ferry Muzawwad.

Sanusi memastikan, program pemberian air bersih bebas biaya alias gratis dan bisa dinikmati semua warga desa

"Jadi masyarakat tak harus mengeluarkan dana sepeserpun alias gratis," jelas Sanusi.

Sanusi juga melakukan peninjauan di Embung Sumberbuntung. Sebuah kobangan air yang berada di tengah lahan pertanian tebu. Saat musim hujan, embung itu bagai waduk kecil. Warga memanfaatkannya untuk mengairi lahan pertanian.

"Kami ada proyek jangka panjang ini. Namun kami akan melakukan survey untuk mengetahui adany sumber air di embung tersebut. Dinas pengairan akan melakukan survey pada lusa esok," beber politisi PKB itu.

Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved