Breaking News:

Kota Batu

Kepulan Asap di Gunung Arjuno Tak Terlihat lagi dari Kota Batu, Berikut Keterangan BPBD

Pantauan SuryaMalang.com dari Kota Batu, sudah tidak terlihat lagi kepulan asap yang membubung dari Gunung Arjuno, 2 Oktober 2019.

Penulis: Benni Indo | Editor: yuli
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Kebakaran dekat Gunung Arjuno dilihat dari Kota Batu, Minggu (29/9/2019). 

SURYAMALANG.COM, BATU – Titik api di kawasan hutan Gunung Arjuno telah dipadamkan. Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu Sasmito menjelaskan, sejak 1 Oktober sore, tim pemadaman kebakaran hutan Gunung Arjuno yang berjumlah 15 orang dan terbagi dalam 2 tim sudah turun di posko penanggulangan kebakaran Gunung Arjuno

“Lokasi yang terpantau ada titik api seluruhnya sudah terkondisikan. Tim pemadaman sudah membuat sekat yang lebar untuk mengantisipasi jika terjadi rembetan dari sisa bara api,” ujar Sasmito, Rabu (2/10/2019).

Dijelaskan Sasmito, prakiraan luasan lahan yang terbakar sekitar 100 ha dengan jenis vegetasi yaitu cemara, manisrejo dan semak belukar di lokasi Gunung Kembar 2 blok Lalijiwo Selatan. Tim dari tahura R. Soerjo masih standby untuk melakukan pemantauan dari posko penanggulangan kebakaran Gunung Arjuno.

Pantauan SuryaMalang.com dari Kota Batu, sudah tidak terlihat lagi kepulan asap yang membubung dari Gunung Arjuno. Sebelumnya, kepulan asap terlihat jelas dari Kota Batu, Minggu (29/9/2019).

Kasi Kedaruratan BPBD Kota Batu Rochim yang saat itu dikonfirmasi menjelaskan, berdasarkan informasi dari Staf Tahura R Soeryo 04 Sumber Brantas, kebakaran terjadi pada 28 September 2019 pukul 19.00 WIB.

“Saat itu juga, tim dari Tahura sejumlah 31 personil menuju lokasi untuk melakukan pemadaman secara manual, dan api dapat dipadamkan,” ujar Rochim dalam keterangan tertulisnya kepada SuryaMalang, Minggu (29/9/2019).

Pada Minggu (29/9/2019) sekitar pukul 09.00 WIB, terpantau ada titik api baru yang diperkirakan berada di Gunung Kembar Dua. Saat ini, sebanyak  15 personil melakukan persiapan untuk penyisiran dan melakukan pemadaman ke lokasi yang rencananya diberangkatkan pada pukul 16.00 WIB.

Kobaran api masih belum padam hingga 30 September 2019. Pada 1 Oktober pagi, api juga masih belum padam. Namun sore hari api telah bisa dipadamkan. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved