Kabar Surabaya

Soal Istri Satpomau Konten Kebencian di Medsos, Komandan Lanud Muljono Surabaya : Pelanggaran Berat

Komandan Lanud Muljono Surabaya, Kolonel Pnb Budi Ramelan tindakan yang telah dilakukan oleh istri YNS yaitu FS adalah pelanggaran berat

Soal Istri Satpomau Konten Kebencian di Medsos, Komandan Lanud Muljono Surabaya : Pelanggaran Berat
SURYAMALANG.COM/Sugiharto
Komandan Lanud Muljono Surabaya, Kolonel Pnb Budi Ramelan, membenarkan pencopotan Peltu YNS dari jabatannya sebagai anggota Satpomau Lanud Muljono Surabaya 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Komandan Lanud Muljono Surabaya, Kolonel Pnb Budi Ramelan, membenarkan pencopotan Peltu YNS dari jabatannya sebagai anggota Satpomau Lanud Muljono Surabaya.

Budi Ramelan mengungkapkan tindakan yang telah dilakukan oleh istri YNS yaitu FS yang mengunggah konten bermuatan unsur kebencian dan tidak sopan kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto adalah pelanggaran berat.

"Berita itu betul dan tindakan yang diambil oleh TNI AU kemarin pada saat kejadian yang bersangkutan langsung kita tindak lanjuti di POM maupun PAM," ujar Budi Ramelan saat ditemui usai menghadiri Upacara Peringatan HUT Jatim ke 74 di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo Surabaya, Sabtu (12/10/2019).

Istri Anggota TNI AU yang Hujat Wiranto di Medsos Resmi jadi Terlapor, Pesannya Viral di WhatsApp

5 Fakta Kehidupan Raja Dangdut Rhoma Irama, Dari Asal Usul, Poligami dan Disawer Harley Davidson

Penampilan Maia Estianty & Irwan Mussry Bak ABG Pacaran Hingga Bross Mungil yang Harganya Selangit

Sedangkan untuk FS telah dilimpahkan ke Polres Sidoarjo.

"Untuk suaminya yang anggota TNI di bebas tugaskan sambil menunggu keputusan pimpinan seperti apa. Tapi dari pimpinan secepat mungkin akan diputuskan," lanjut Budi Ramelan.

Budi melanjutkan jika nanti keputusan dari pimpinan adalah untuk menahan, ataupun memecat YNS maka hal tersebut harus dilakukan.

"Itu sudah ada aturannya. Termasuk pelanggaran berat," lanjutnya.

Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved