Jumat, 10 April 2026

Berita Malang

BERITA MALANG POPULER Hari Ini, Hasil Padat Karya di Desa Mulyorejo & 200 Petani Dapat Converter Kit

Berita Malang populer hari ini Kamis 17 Oktober 2019, hasil program padat karya infrastruktur di Desa Mulyorejo dan 200 petani dapat converter kit.

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: eko darmoko
Freepik via intisari.grid.id
BERITA MALANG POPULER Hari Ini, Hasil Padat Karya di Desa Mulyorejo & 200 Petani Dapat Converter Gas 

SURYAMALANG.COM - Berita Malang populer hari ini salah satunya soal hasil program padat karya di Desa Mulyorejo.

Selain itu berita Malang populer lainnya juga datang dari 200 petani yang akan mendapat converter kit dari Plt Migas. 

Selengkapnya, langsung saja simak rangkuman berita Malang populer Kamis,17 Oktober 2019 berikut ini:

1. Hasil Padat Karya di Desa Mulyorejo 

Peresmian program Padat Karya Infrastruktur di Desa Mulyorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.
Peresmian program Padat Karya Infrastruktur di Desa Mulyorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. (SURYAMALANG.COM/M Erwin)

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang memberdayakan 88 tenaga kerja untuk melakukan program Padat Karya Infrastruktur di Desa Mulyorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.

Para tenaga kerja tersebut merupakan warga setempat.

Kegiatan Padat Karya Infrastruktur ini dilaksanakan sejak 23 September 2019 hingga 12 Oktober 2019.

Padat karya yang dilakukan berupa pekerjaan rabat beton jalan sepanjang 300 meter dengan lebar 2,5 meter dan resmi bisa diakses warga setempat pada Rabu (16/10/2019).

Kabid Penta Kerja Disnaker Kabupaten Malang, Rahmat Yuniman menerangkan kegiatan ini merupakan implementasi tradisi program dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI.

“Kami meneruskan kebudayaan program dari pusat. Program ini memberdayakan masyarakat sekitar Desa Mulyorejo, Ngantang, supaya bisa bersinergi membangun daerahnya dan mensergikan masyarakat untuk meningkatkan ekonomi,” beber Rahmat kepada SURYAMALANG.COM.

Rahmat menambahkan program Padat Karya Infrastruktur ini juga bertujuan membuka lapangan pekerjaan sementara bagi masyarakat setempat.

Harapannya dapat mengurangi angka pengangguran sekaligus kemiskinan yang ada di Kabupaten Malang.

Peningkatan akses jalan sebagai moda utama para petani setempat juga menjadi urgensi dilakukan program padat karya.

“Sasaran program padat karya ini bagi masyarakat yang belum bekerja atau pengangguran, meskipun itu bersifat sementara, bukan pekerjaan reguler, yang penting ada kegotong-royongan dari warga untuk berpatisipasi dalam pembangunan padat karya,” terangnya.

Di sisi lain, seorang warga, Erno menerangkan sebelum dilakukan Program Padat Karya, jalan di sekitar rumahnya itu hanya berupa jalan setapak.

Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved