Sabtu, 18 April 2026

Berita Malang

BERITA MALANG POPULER Hari Ini, Hasil Padat Karya di Desa Mulyorejo & 200 Petani Dapat Converter Kit

Berita Malang populer hari ini Kamis 17 Oktober 2019, hasil program padat karya infrastruktur di Desa Mulyorejo dan 200 petani dapat converter kit.

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: eko darmoko
Freepik via intisari.grid.id
BERITA MALANG POPULER Hari Ini, Hasil Padat Karya di Desa Mulyorejo & 200 Petani Dapat Converter Gas 

Pengendara kendaraan bermotor kesulitan mengakses jalan tersebut.

Berdasarkan musyawarah dengan warga sekitar, pembangunan jalan dirasa perlu dilakukan mengingat, jalan tersebut adalah akses utama bagi warga setempat yang mayoritas bekerja sebagai petani menuju ladangnya.

“Kami mengusulkan adanya gotong royong pembangunan jalan melalui program padat karya Disnaker (Kabupaten Malang).”

“Kondisi jalan memang butuh diperbaiki. Itu dulu jalan setapak, apalagi kalau hujan susah dilewati.”

“Sehingga butuh ditingkatkan agar mempermudah akses masyarakat beraktifitas dan bekerja,” ungkapnya.

2. 200 Petani Dapat Converter Gas

Plt Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas), Djoko Siswanto saat memukul gong membuka Rapat Koordinasi Pelaksanaan Konversi BBM ke BBG Untuk Kapal Penangkap Ikan Bagi Nelayan Sasaran dan Mesin Pompa Air Bagi Petani Sasaran di Haris Hotel, Malang, Rabu (16/10).
Plt Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas), Djoko Siswanto saat memukul gong membuka Rapat Koordinasi Pelaksanaan Konversi BBM ke BBG Untuk Kapal Penangkap Ikan Bagi Nelayan Sasaran dan Mesin Pompa Air Bagi Petani Sasaran di Haris Hotel, Malang, Rabu (16/10). (edgar)

Sebanyak 200 petani di Kabupaten Malang akan mendapatkan paket converter kit dari bahan bakar minyak (BBM) ke tabung gas.

Kabupaten Malang menjadi satu dari lima kota/kabupaten yang akan mendapatkan Konverter Kit dari 1.000 paket yang akan dibagikan.

Sementara 13.305 paket Konverter akan dibagikan kepada nelayan di 38 kabupaten/kota yang akan diberikan oleh pemerintah pada tahun ini.

Hal itu dijelaskan oleh Plt Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas), Djoko Siswanto saat menghadiri Rapat Koordinasi Pelaksanaan Konversi BBM ke BBG Untuk Kapal Penangkap Ikan Bagi Nelayan Sasaran dan Mesin Pompa Air Bagi Petani Sasaran di Haris Hotel, Malang, Rabu (16/10).

"Tahun ini ada perbedaan. Kalau biasanya kami memberikan ke nelayan, sekarang ke petani. Agar mereka dapat menggunakan gas LPG," ucapnya.

Program Konversi BBM ke BBG khususnya LPG memiliki makna kemudahan akses energi di mana nelayan dan petani diberikan pilihan terhadap energi yang akan digunakan.

Program ini juga bertujuan untuk menghemat pengeluaran biaya bahan bakar, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Konverter kit terdiri atas beberapa komponen. Untuk nelayan, nantinya akan diberikan mesin penggerak, as panjang, baling-baling, 2 buah tabung LPG 3 kg, as panjang dan baling-baling, serta aksesoris pendukung lainnya.

Sedangkan paket perdana konverter kit BBM ke BBG untuk Mesin Pompa Air bagi Petani Sasaran terdiri dari mesin pompa air, konverter kit, selang hisap dan buang, 1 buah tabung LPG 3 kg, serta aksesoris pendukung lainnya.

Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved