Kabar Lumajang

Warga Suku Tengger di Lumajang Doakan Kelancaran Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

Penduduk suku Tengger bertempat tinggal di sekitar Gunung Bromo yang dikelilingi empat kabupaten, yakni Lumajang, Malang, Probolinggo, dan Pasuruan.

Warga Suku Tengger di Lumajang Doakan Kelancaran Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden
Ist
Masyarakat Suku Tengger di Desa Argosari Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang berdoa bersama menjelang pelantikan Presiden - Wakil Presiden, Joko Widodo - Ma'ruf Amin. Doa bersama warga Tengger itu dilakukan di Pura Sanggar Agung, Senduro, Lumajang, Kamis (17/10/2019). 

Penduduk suku Tengger bertempat tinggal di sekitar Gunung Bromo yang dikelilingi empat kabupaten, yakni Lumajang, Malang, Probolinggo, dan Pasuruan. Suku ini memiliki tradisi yang berkaitan erat dengan Gunung Bromo.

SURYAMALANG.COM, LUMAJANG - Masyarakat Suku Tengger di Desa Argosari Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang berdoa bersama menjelang pelantikan Presiden - Wakil Presiden, Joko Widodo - Ma'ruf Amin. Doa bersama warga Tengger itu dilakukan di Pura Sanggar Agung, Senduro, Lumajang, Kamis (17/10/2019).

Mereka berdoa supaya pelaksanaan pelantikan yang bakal digelar 20 Oktober nanti berjalan secara lancar. Warga Tengger Argosari yang sebagian besar bekerja sebagai petani itu menyempatkan diri untuk berkumpul dan sembahyang serta mendokan untuk kondusifitas nasional. Mereka bersembahyang dan berdoa di pura usai bekerja di ladang mereka yang berada di sekitaran Gunung Bromo.

Karaole, salah satu warga Tengger Argosari mengatakan dirinya bersama warga Suku tengger lain tak ingin melihat lagi kerusuhan hanya karena perbedaan pendapat dalam pemilihan Presiden kemarin. “Kita semua tak sama, lahir dan dibesarkan pun dalam proses yang berbeda-beda. Sudah sewajarnya kita semua menerima kekalahan maupun kemenangan dalam demokrasi secara lapang dada. Kami warga Tengger memiliki harapan tinggi kepada Presiden terpilih agar mampu membawa negara kita ini semakin maju dan disegani oleh bangsa lain,” ujarnya.

Penduduk suku Tengger bertempat tinggal di sekitar Gunung Bromo yang dikelilingi empat kabupaten, yakni Lumajang, Malang, Probolinggo, dan Pasuruan. Suku ini memiliki tradisi yang berkaitan erat dengan Gunung Bromo.

Yadnya Kasada adalah salah satu ritual warga Tengger di Gunung Bromo. Keunikan lain dari suku ini adalah mereka mempunyai penanggalan sendiri selain penanggalan Masehi.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban dalam siaran pers yang dikirimnya mengapresiasi doa bersama yang dilakukan oleh warga Suku Tengger Argosari, Lumajang.

"Kami sangat mengapresiasinya. Selain itu, kami di Lumajang juga siap menjaga keamanan wilayah menjelang pelantikan dan waktu pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober nanti. Kami bersama unsur TNI dan Satgas Keamanan Desa menjaga wilayah hukum Kabupaten Lumajang tetap dalam keadaan aman dan damai," tegas Arsal.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved