Kabar Kediri

Kejurprov Pencak Silat di Kediri Terapkan Teknologi Digital Scoring

Pembukaan Kejurprov Remaja Persinas Asad Jatim digelar di Ponpes Wali Barokah, Kota Kediri, Kamis (17/10/2019) malam.

Kejurprov Pencak Silat  di Kediri Terapkan Teknologi Digital Scoring
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
Pembukaan Kejurprov Remaja Persinas Asad Jatim digelar di Ponpes Wali Barokah, Kota Kediri, Kamis (17/10/2019) malam. 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI – Pembukaan Kejurprov Remaja Persinas Asad Jatim digelar di Ponpes Wali Barokah, Kota Kediri, Kamis (17/10/2019) malam.

Kejurprov diikuti 251 atlet pencak silat dari 38 kabupaten dan kota di Jatim.

Untuk pertama kalinya panitia Kejurprov mulai menerapkan teknologi digital scoring dalam penilaian hasil pertandingan.

Ketua Pengprov Persinas Asad Jatim, Dr H Dedid Cahya Happyanto menjelaskan Kejurprov mulai menerapkan teknologi digital scoring dalam penilaian atlet pencak silat yang menjadi pemenang.

“Sekarang kan sudah masuk industri 4.0 yang harus diikuti perkembangannya.”

“Sehingga kami akan didukung dengan penerapan sport sains,” kata Dedid kepada SURYAMALANG.COM.

Dengan penerapkan teknologi setiap latihan hasilnya akan menjadi terukur semuanya.

“Kami telah menyiapkan peralatannya secara bertahap,”  jelasnya.

Akurasi dari penerapan digital scoring terus diupdate sehingga tidak mudah untuk di-hacker dan sabotase.

“Kami sudah mengujinya,” ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved