Kabar Lumajang

30 Hari Api Membara di Gunung Semeru, Upaya Pemadaman Hanya Manual, Pakai Sabit dan Gepyok

BARA API 30 HARI DI GUNUNG SEMERU - Upaya pemadaman hanya manual. memakai beberapa alat manual seperti garu, sabit, parang, dan gepyok!

30 Hari Api Membara di Gunung Semeru, Upaya Pemadaman Hanya Manual, Pakai Sabit dan Gepyok
bpbd lumajang
BARA API 30 HARI DI GUNUNG SEMERU - Upaya pemadaman hanya manual, memakai beberapa alat manual seperti garu, sabit, parang, dan gepyok. Sebagian pakai tangki air dalam mobil. 

BARA API 30 HARI DI GUNUNG SEMERU - Upaya pemadaman hanya manual. memakai beberapa alat manual seperti garu, sabit, parang, dan gepyok!

SURYAMALANG.COM, LUMAJANG - Kebakaran hutan di kawasan Gunung Semeru sudah berlangsung 30 hari hingga 21 Oktober 2019. Selama itu pula, upaya pemadaman dilakukan hanya secara manual. 

Pada Senin (21/10/201), personel gabungan dari sejumlah elemen masih memadamkan kebakaran di hutan yang berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) itu.

"Hari ini masih ada pemadaman lagi," ujar Kepala Kesiapsiagaan, Kedaruratan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Wawan Hadi kepada SuryaMalang.com, Senin (21/10/2019).

Pemerintah Tidak Bisa Padamkan Kebakaran di Banyak Gunung, Gubernur Jatim Imbau Salat Istisqa

Pemadaman hari ini memasuki pemadaman hari ke-30. Pada Minggu (20/10/2019), pemadaman di hari ke-29 dilakukan di Blok P, Doyong, dan Bantengan.

Pemadaman dilakukan mulai pagi hingga sore. Pemadaman melibatkan personel dari TNBTS, kepolisian, TNI, TRC BPBD, juga warga Desa Ranupani Kecamatan Senduro, Lumajang.

Menurut Wawan, pemadaman memakai beberapa alat manual seperti garu, sabit, parang, dan gepyok. "Juga kami kerahkan mobil pemadam kebakaran Lumajang dan mobil DLH, serta flame breze," imbuh Wawan.

Mobil pemadam menjangkau titik kebaran yang berada di tepi-tepi jalur yang terjangkau kendaraan roda empat.

Vegetasi yang terbakar di kawasan itu antara lain semak, rumput, akasia, juga cemara gunung.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved