Kabar Bojonegoro
Cara Juragan Pabrik Arak di Tengah Kampung Wilayah Bojonegoro Sembunyikan Bisnis Haramnya
PABRIK ARAK DI #BOJONEGORO - "Ada 15 drum arak baceman, puluhan dus arak siap edar, perangkat alat memasak, serta puluhan karung plastik gula merah."
Penulis: Mochamad Sudarsono | Editor: yuli
PABRIK ARAK DI BOJONEGORO - "Ada 15 drum arak baceman, puluhan dus arak siap edar, perangkat alat memasak, serta puluhan karung plastik gula merah," ujarnya.
SURYAMALANG.COM, BOJONEGORO - Polres Bojonegoro menggerebek tempat produksi arak di Desa Semen Pinggir Kecamatan Kapas, Selasa (22/10/2019).
Lokasi pabrik arak itu berada di tengah kampung. Namun, pembuat arak bernama Panji (35), warga Kabupaten Tuban, itu sangat lihai menyembunyikan usaha haramnya dari masyarakat.
Pasalnya, proses pembuatan arak dilakukan saat tengah malam. Selain itu, pipa pembuangan limbah penyulingan arak juga ditanam di dalam gudang sehingga tidak menimbulkan bau.
Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli mengatakan, saat dilakukan penggerebekan pemilik usaha arak sedang bekerja membuat baceman arak (arak mentah).
Dari tempat produksi itu, polisi menyita arak siap edar, arak setengah jadi (baceman), maupun peralatan pembuatnya.
"Ada 15 drum arak baceman, puluhan dus arak siap edar, perangkat alat memasak, serta puluhan karung plastik gula merah," ujarnya kepada wartawan di lokasi.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Rifaldhy Hangga Putra menambahkan, untuk bangunan yang digunakan Panji memproduksi arak merupakan hasil sewa dari warga sekitar.
Dari keterangan pelaku, selama ini arak yang diproduksinya dijual ke Jombang, Lamongan, dan Surabaya.
Untuk mengelabuhi warga, mobil yang mengangkut datang pada malam hari, lalu barang dinaikkan tanpa melibatkan warga sekitar.
"Keterangan pelaku Barang dikirim bersama sopir ke Jombang, dan beberapa tempat lainnya," ucap Rifaldhy saat bertanya kepada pelaku.
Sekadar diketahui, setiap drum berisi 190 liter baceman yang bisa menghasilkan sekitar 54 liter arak murni.
Untuk 1,5 liter arak yang dikemas botol dijual dengan harga Rp 30 ribu ke pengecer.