Universitas Brawijaya Malang

Workshop Membatik di FIB UB Malang Gabungkan Budaya Furoshiki dari Jepang

Lokakarya membatik ala Indonesia untuk pembungkus kado ala Jepang di Gedung Fakultas Ilmu Budaya UB Malang

Workshop Membatik di FIB UB Malang Gabungkan Budaya Furoshiki dari Jepang
Bella Ayu Kurnia Putri
Dharma Wanita Universitas Brawijaya (UB) Malang menggelar lokakarya membatik ala Indonesia untuk pembungkus kado ala Jepang di Gedung Fakultas Ilmu Budaya UB Malang, Jalan Veteran, Kelurahan Ketawanggede Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jum’at (25/10/2019). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Dharma Wanita Universitas Brawijaya (UB) Malang menggelar lokakarya membatik ala Indonesia untuk pembungkus kado ala Jepang di Gedung Fakultas Ilmu Budaya UB Malang, Jalan Veteran, Kelurahan Ketawanggede Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jum’at (25/10/2019).

Lokakarya ini diadakan bertepatan dengan Dies Natalis ke-10 FIB UB Malang. Mereka bersama-sama belajar tekik batik dan memilih motif batik untuk membuat Furoshiki atau seni membungkus sesuatu menggunakan kain.

“Workshop ini memang tujuannya untuk menyalurkan ide, dan karena workshop ini sesuai dengan Fakultas Ilmu Budaya, maka batik kami anggap sebagai tema yang cocok kali ini,” ujar Ketua Pelaksana Workshop, Rifa Sahir.

Workshop ini dibuka untuk umum dan diikuti oleh 125 peserta, ada yang dari Kota Batu hingga Sidoarjo.

Rifa berharap dengan adanya kegiatan workshop ini dapat membantu untuk melestarikan budaya Indonesia.

“Kami berharap ini bisa jadi kegiatan reguler setiap tahun, terus kita juga ingin ikut melestarikan kebudayaan membatik, dan kolaborasi ini juga sangat kultural kan, jadi bisa bawa pesan kalau dua budaya jadi satu itu ya bagus,” kata Rifa.

Dharma Wanita Universitas Brawijaya (UB) Malang menggelar lokakarya membatik ala Indonesia untuk pembungkus kado ala Jepang di Gedung Fakultas Ilmu Budaya UB Malang, Jalan Veteran, Kelurahan Ketawanggede Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jum’at (25/10/2019).
Dharma Wanita Universitas Brawijaya (UB) Malang menggelar lokakarya membatik ala Indonesia untuk pembungkus kado ala Jepang di Gedung Fakultas Ilmu Budaya UB Malang, Jalan Veteran, Kelurahan Ketawanggede Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jum’at (25/10/2019). (Bella Ayu Kurnia Putri)

Dari 125 peserta, ada lima yang berasal dari Desa Larangan Kecamatan Candi, Sidoarjo. Mereka diajak Kepala Desa Larangan, Agus Siswanto. “Kami ikut untuk menambah pengalaman dalam belajar Furoshiki,” ujar Agus. 

Menurut Agus, workshop ini sangat berguna untuk menambah inovasi ibu-ibu PKK di desanya. 

Batik yang digunakan dalam workshop ini merupakan batik dengan pola batik kreasi, barang yang dibungkus menggunakan teknik Furoshiki ini juga bermacam-macam. Mulai dari kotak makan siang, kado, hingga makanan.

Selain praktek secara langsung, peserta juga akan diberi penjelasan tentang teknik membatik yang diberikan oleh dosen seni rupa murni UB Malang, Fatmawati MSn.

Sedangkan mengenai teknik Furoshiki dijelaskan oleh Ogawa Yuki yang juga dosen sastra Jepang FIB UB.

Penulis: Bella Ayu Kurnia Putri
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved