Malang Raya

Agnes Arnelita Mati Tak Wajar Umur 3 Tahun, Tetangga Lihat Ayah Tiri Bermobil Bawa Koper

#TLOGOWARU - Bayi bernama Agnes Arnelita itu ditemukan meninggal dunia dengan luka bakar di kaki dan lebam di bagian perut.

Penulis: Aminatus Sofya | Editor: yuli
aminatus sofya
Warga Perumahan Tlogowaru Indah, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang digegerkan dengan kematian bayi berumur tiga tahun. Bayi bernama Agnes Arnelita itu ditemukan meninggal dengan luka bakar di kaki dan lebam di bagian perut. 

Agnes ditemukan meninggal dalam bak mandi oleh Ery pada Rabu (30/10) sore. Namun, ada kejanggalan sebab di tubuh Agnes terdapat memar di punggung serta luka bakar di bagian kaki.

SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG - Warga Perumahan Tlogowaru IndahKelurahan Tlogowaru Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang digegerkan dengan kematian bayi berumur tiga tahun.

Bayi bernama Agnes Arnelita itu ditemukan meninggal dunia dengan luka bakar di kaki dan lebam di bagian perut.

Warga sekitar, Siti Asminah (69) mengatakan ibu kandung Agnes, Hermin Susanti, dan ayah tirinya, Ery Age Anwar, pindah ke perumahan itu sejak dua bulan lalu.

“Setahu saya yang tinggal di sini ada ibu, bapak dan dua anak. Satunya masih bayi, umur 1,5 bulan kalau nggak salah,” tutur Asminah ketika ditemui SuryaMalang.com, Kamis (31/10/2019).

Tante Finarti Mengenang Hari-hari Terakhir Agnes Arnelita sebelum Tewas di Tangan Ayah Tiri

BREAKING NEWS - Ayah Tiri Bakar Kaki Agnes Arnelita Umur 3 Tahun hingga Tewas di Malang

KENANGAN TERAKHIR - Agnes Arnelita meninggal dunia diduga akibat dianiaya ayah tirinya di Perumahan Tlogowaru Indah D-14, Kelurahan Tlogowaru Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Rabu (30/10/2019).
Ayah tirinya bernama Ery Age, sedangkan ibu kandungnya Hermin Susanti.
KENANGAN TERAKHIR - Agnes Arnelita meninggal dunia diduga akibat dianiaya ayah tirinya di Perumahan Tlogowaru Indah D-14, Kelurahan Tlogowaru Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Rabu (30/10/2019). Ayah tirinya bernama Ery Age, sedangkan ibu kandungnya Hermin Susanti. (erwin)

Menurut Asminah, ayah tiri dan ibu Agnes adalah orang yang tertutup dan tidak pernah bersosialisasi. Tetangga kata dia, juga tidak ada yang mengenal keluarga baru itu.

“Selama ini ndak pernah ketemu. Ndak pernah keluar juga orangnya,” ucap dia.

Asminah mengatakan baru berinteraksi dengan Ery saat pria 36 itu meminta dia menjaga anaknya yang masih berumur 1,5 bulan. Kata Asminah, Ery waktu itu akan pergi menaiki mobil sambil membawa koper.

“Dia bilang ada yang meninggal. Saya pikir istrinya,” kata Asminah.

Tetangga lain, Prita Sutiawan mengaku tak mendengar suara teriakan pada hari meninggalnya Agnes. Ia hanya melihat Ery keluar meninggalkan rumah pada pukul 15.00 WIB.

“Ndak dengar apa-apa. Cuman sore itu lihat ada orang ke luar bawa mobil,” ujar dia.

Asminah dan warga lain juga tak mengetahui sebab bahwa Agnes meninggal di rumah itu. Mereka baru mengetahui ketika polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) hari ini.

Agnes ditemukan meninggal dalam bak mandi oleh Ery pada Rabu (30/10) sore. Namun, ada kejanggalan sebab di tubuh Agnes terdapat memar di punggung serta luka bakar di bagian kaki.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved