Kabar Bangkalan

Identitas Dua Maling Motor yang Bermaksud Kabur tapi Justru Masuk Basis TNI AL di Bangkalan, Madura

Dua maling motor bermaksud kabur tetapi justru masuk basis aparat di Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Batuporon, Bangkalan, Pulau Madura.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: yuli
ahmad faisol
MALING MOTOR - Moh Yakup (22), warga Desa Soket Dajah Kecamatan Tragah dan Nur Hariyanto (25), warga Desa Duko Tambin Kecamatan Tragah, Bangkalan. 

SURYAMALANG,.COM, BANGKALAN - Dua maling motor bermaksud kabur tetapi justru masuk basis aparat di Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Batuporon, Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur, Jumat (1/11/2019).

Kedua maling motor itu adalah Moh Yakup (22), warga Desa Soket Dajah Kecamatan Tragah dan Nur Hariyanto (25), warga Desa Duko Tambin Kecamatan Tragah, Bangkalan

Mereka semula mencuri motor di Jalan Raya Abdullah, Desa Tanjung Jati Kecamatan Kamal, Bangkalan.

Keputusan mereka masuk kawasan basis TNI AL justru membuat mereka masuk jeruji markas Polsek Kamal.

Pasalnya, kawasan Lanal Batuporon bukan untuk jalur umum. Apalagi dijadikan jalur pelarian oleh pelaku curanmor.

"Usai curi motor, kedua pelaku lari ke arah utara dan masuk ke daerah Basis Lanal Batuporon. Mereka akhirnya ditangkap dan kami amankan," ungkap Kasubbag Humas Polres Bangkalan, Iptu Suyitno.

Kedua pelaku membawa kabur motor Honda Vario M 5038 GS berwarna merah di depan toko di Jalan Raya Abdullah Desa Tanjung Jati Kecamatan Kamal sekitar pukul 11.00 WIB.

Suyitno menjelaskan, kedua pekaku memanfaatkan kelalaian korban sekaligus pemilik toko, Bambang Siswanto (48).

"Korban lengah, kunci motor dibiarkan menempel," jelasnya.

https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom
https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom (.)

Melihat itu, lanjut Suyitno, kedua pelaku berhenti depan toko. Pelaku Moh Yakup turun dan berpura-pura membeli rokok.

Sedangkan pelaku Nur Haiyanto tetap berada di atas motor Honda Beat bernopol M 4533 GG dengan kondisi mesin dibiarkan menyala.

"Ketika korban mengambilkan rokok, pelaku langsung membawa kabur motor korban," paparnya.

Mengetahui motornya dibawa kabur ke arah utara, korban yang juga seorang PNS guru itu mencoba untuk mengejar kedua pelaku.

Selain mengamankan kedua pekaku, Polsek Kamal juga menyita motor korban dan motor pelaku sebagai barang bukti.

"Kami juga menyita sebuah kunci T dari pelaku," ujarnya.

Atas tindakan itu, kedua pelaku terancam kurungan pidana lima tahun penjara. Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved