Malang Raya

Proyek Taman Bunga Rp 3,8 Miliar di Eks Pasar Merjosari Malang Mulai Tahap Pembersihan Lokasi

Proyek taman bunga di lahan bekas Pasar Merjosari, Lowokwaru, Kota Malang, memasuki tahap pembersihan lokasi. Dananya Rp 3,8 miliar.

Penulis: Bella Ayu Kurnia Putri | Editor: yuli
hayu yudha prabowo
PEMBANGUNAN TAMAN - Pekerja mengoperasikan alat berat mengeruk cor lantai di bekas Pasar Penampungan Merjosari, Kota Malang, Selasa (12/11/2019). Setelah mangkrak sejak awal tahun 2017, Pemkot Malang mulai membangun lahan bekas pasar ini menjadi taman kota. 

SURYAMALANG.COM, SUKUN - Proyek taman bunga di lahan bekas Pasar Merjosari, Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, memasuki tahap pembersihan lokasi. 

Menurut Kepala Bidang Pertamanan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Malang, Kuncahyani, tahap pembersihan lokasi itu dilakukan untuk menghilangkan lantai cor sehingga dapat ditanami bunga.

“Yang lantainya dari cor itu kita ambil karena rencananya kan untuk taman, kalau taman kan butuh urukan dan sebagainya untuk pertumbuhan akar dan sebagainya. Kalau ada cornya kan harus hilang, dibersihkan dari lantai cor bekas pasar, baru nanti ditata ditambahi dengan tegel dan tanaman,” ujar Kuncahyani saat ditemui di kantor Disperkim, Jalan Bingkil 1, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Selasa (12/11/2019).

Yani menambahkan meskipun telah memasuki tahap pembersihan lahan, proses pembangunan taman Bunga tersebut masih akan dilakukan tahun depan setelah review Detail Engineering Design (DED).

“Awal tahun ada review, reviewnya dari DED, ada review baru proses,” terangnya.

Yani juga mengatakan bahwa dana pembangunan taman bunga di eks lahan pasar Merjosari ini sebesar Rp 3,8 miliar dari APBD 2020.

Selain taman bunga, Yani juga menjelaskan bahwa untuk menutupi TPS dekat eks Pasar Merjosari tersebut akan dipasang green bag.

“Taman bunga jadi nanti tetap ada perkerasannya, tetep ada blok-blok tanaman hias, ada penambahan lampu dekorasinya, ada kantor untuk pemeliharaan. TPSnya nanti ditutupi dengan green bag tanaman untuk menutupi pandangan TPS, terus ada plasa itu seperti perkerasan untuk jalannya orang-orang,” tutur Yani.

Pasar Merjosari sudah tidak berfungsi sejak akhir tahun 2017, luasnya sekitar 6 hektare. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved