Kota Batu
DICARI: Hawaul Kharisma Salsabilla Umur 15 Tahun, Kabur 5 Hari dari Kota Batu
DICARI: Hawaul Kharisma Salsabilla Umur 15 Tahun, Kabur 5 Hari dari Kota Batu. Ada kemungkinan diajak teman dekatnya.
Penulis: Benni Indo | Editor: yuli
SURYAMALANG.COM, BATU – Kasat Reskrim Polres Batu AKP Hendro Tri Wahyono menjelaskan pihaknya telah mendapatkan laporan orang hilang. Laporan itu sudah masuk ke Polres Batu pada Sabtu pekan lalu. Polisi kini tengah mencari orang yang dilaporkan hilang tersbut.
Dijelaskan Hendro, laporan anak hilang tersebut atas nama Hawaul Kharisma Salsabilla. Polisi tengah melakukan penelusuran untuk mendapatkan Kharisma. Selain itu, juga tengah mengumpulkan barang bukti yang berkaitan dengan Kharisma.
"Saat ini kami tengah mencari keberadaan tersangka. Terakhir dari pelacakan Kepolisian tersangka ada di Yogyakarta. Kasus ini masuk dalam pelarian anak di bawah umur," bebernya, Rabu (13/11/2019).
Diterangkan Hendro, kasus tersebut masuk dalam Pasal 332 ayat (1) KUH Pidana tentang pelarian anak di bawah umur tanpa dikehendaki orang tuanya. Dengan hukuman kepada tersangka paling lama tujuh tahun. Hendro pun mengimbau agar pihak yang melarikan segera memulangkan Kharisma.
Informasi di lapangan, Kharisma adalah seorang gadis beralamat di Jalan Wukir, Gang 5, Kelurahan Temas, Kecamtan/Kota Batu. Kharisma yang masih berusia 15 tahun diduga dibawa kabur oleh seorang lelaki yang memiliki kedekatan.
Adityo Pramono selaku kakak korban pada Rabu (13/11/2019) kembali ke Polres Batu untuk mengetahui informasi terbaru tentang adiknya. Diceritakannya, bahwa Kharisma diduga dibawa kabur setelah diantarkan oleh keluarga ke MAN Kota Batu di Jalan Pattimura.
Dikatakan Adityo, Kharisma sudah tidak pulang sejak Jumat pekan lalu. Pihak keluarga pun dibuat resah.
"Kharisma hilang sejak Jumat lalu,” terang Adityo, Rabu (13/11/2019).
Dipaparkan Adityo, saat itu Kharisma yagn diantar ke sekolah diketahui tak langsung masuk ke sekolah, tetapi ijin untuk fotokopi. Saat itu yang mengantarkan adalah pamannya Kharisma.
Tak ada kecurigaan apapun saat itu. Tak lama kemudian, sekitar pukul 08.00, Wali Kelas Kharisma menghubungi keluarga dan melaporkan jika Kharisma tidak masuk sekolah.
"Setelah mendapat laporan dari Wali Kelas, keluarga tak mengira sama sekali kalau adik saya dibawa lari orang. Kemudian baru ada kecurigaan kalau Kharisma dibawa kabur karena hingga Jumat malam tak kunjung pulang," bebernya.
Pihak kelurga melaporkan ke Polres Batu pada Sabtu (9/11/2019) setelah 1x24 jam tak ada kabar sama sekali. Selain itu, ponsel milik ayah Kharismya diduga dibawa kabur untuk digunakan berkomunikasi.
"Dari hasil kami ke Unit PPA kemarin sudah dapat informasi terbaru kalau keberadaan Kharisma ada di Sleman Jogja. Itu didapat dari hasil pelacakan melalui nomor ponsel," bebernya.
Adit juga mengakui jika pada Rabu pagi dirinya dihubungi Kharisma. Kharisma mengaku dalam keadaan baik-baik saja. Bahkan Kharisma meminta uang, namun tak disebutkan untuk digunakan apa.
"Nah dari nomor yang menghubungi saya itulah nomer dapat terlacak. Kami berharap kasus ini segera bisa diselesaikan oleh pihak Kepolisian dan adik saya segera bisa ditemukan," harapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/dicari-hawaul-kharisma-salsabilla-umur-15-tahun-kabur-5-hari-dari-kota-batu.jpg)