Senin, 4 Mei 2026

Berita Arema Hari Ini Populer, 2 Penyebab Kakalahan Singo Edan & Rivaldi Bawuo Gabung Timnas

Inilah rangkuman berita Arema populer hari ini, Kamis 14 November 2019 yang telah dirangkum oleh SURYAMALANG.

Tayang:
Penulis: Frida Anjani | Editor: Dyan Rekohadi
KOLASE SURYAMALANG.COM
Berita Arema Hari Ini Populer, 2 Penyebab Kakalahan Singo Edan & Rifaldi Bawuoh Gabung Timnas 

SURYAMALANG.COM - Inilah rangkuman berita Arema populer hari ini, Kamis 14 November 2019 yang telah dirangkum oleh SURYAMALANG.

Berita Arema hari ini mencakup tentang penyebab kekalahan tim Singo Edan dari Persib Banding pada laga di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Selasa (12/11/2019) kemarin. 

Selanjutnya kabar tentang salah satu pemain Arema FC, Rivaldi Bawuo yang bergabung dengan Timnas Indonesia

Selain itu ada pula rencana sebenarnya dari Persib Bandung saat menjamu Arema FC kemarin. 

Berikut rangkuman berita Arema hari ini.

1. Coach Milo Ungkap 2 Penyebab Kekalahan Arema FC Saat Laga Lawan Persib Bandung

Pelatih Arema FC Milomir Seslija
Pelatih Arema FC Milomir Seslija (SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo)

Arema FC kalah 0-3 dari Persib Bandung dalam laga di Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Selasa (12/11/2019).

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija mengatakan kekalahan Singo Edan ini bukan hanya terkait kepemimpinan wasit.

Banyaknya pemain yang absen juga menjadi penyebab kekalahan Arema FC.

Ada delapan pemain pilar Arema FC yang absen pada pertandingan kemarin, yaitu Hamka Hamzah, Dendi Santoso, Agil Munawar, Hendro Siswanto, M Rafli, Hanif Sjahbandi, Dedik Setiawan, Sylvano Comvalius.

Absennya delapan pemain itu membuat lini belakang sering kecolongan.

Selain itu, lini tengah dan lini depan Singo Edan juga tidak berfungsi sempurna.

Apalagi Makan Konate terus dijaga pemain Persib sehingga tidak bisa banyak berkutik.

Hal itu membuat Arema FC berkali-kali diserang dan gawangnya mudah dibobol.

“Banyaknya pemain yang absen berimbas pada permainan dan kekuatan kami saat melawan Persib kemarin,” kata Milo kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (13/11/2019).

Namun, Milo tidak ingin membuat itu sebagai alasan.

Sebab, lima pemain Persib Bandung juga absen dalam laga kemarin.

“Sekarang semua tim memiliki masalah yang sama. Yang jelas kami harus berbenah dan melakukan perbaikan,” jelasnya.

Hasil ini membuat Arema FC tetap berada di posisi lima klasemen sementara Liga 1 2019 dengan 41 poin.

Sementara Persib Bandung menempel ketat di posisi enam dengan 40 poin. (Dya Ayu)

2. Rivaldi Bawuo Gabung Tim Nasional Indonesia

Striker Arema FC, Rivaldi Bawuo saat uji coba kontra Persema 1953 di Stadion Kanjuruhan, Rabu (1/8/2018). Ia bersama Dedik Setiawan merupakan tumpuan Arema FC untuk membobol gawang lawan.
Striker Arema FC, Rivaldi Bawuo saat uji coba kontra Persema 1953 di Stadion Kanjuruhan, Rabu (1/8/2018). Ia bersama Dedik Setiawan merupakan tumpuan Arema FC untuk membobol gawang lawan. (alfi syahri ramadana)

Dapat bergabung bersama Timnas Indonesia, menjadi impian bagi seluruh pemain sepak bola.

Tak terkecuali Rivaldi Bawuo, penyerang Arema FC yang kini menggantikan peran Dedik Setiawan karena cedera ligamen itu.

Rivaldi yang sebelumnya merupakan top skorer di Liga 2 2017 dari klub Kalteng Putra itu, meski sudah tampil menterang dan mencetak empat gol untuk Arema, kini belum mendapatkan kesempatan bergabung Timnas, padahal ia menuturkan jika gabung Timnas adalah impiannya sejak kecil.

"Soal gabung Timnas itu cita-cita saya semenjak kecil," kata Rifaldi Bawuoh pada Surya, Rabu (13/11/2019).

Meski hingga kini belum ada panggilan dari Timnas dan justru yang mendapat panggilan rekan setimnya yakni M Rafli, Hanif Sjahbani, Hendro Siswanto dan Dendi Santoso, pemain kelahiran Gorontalo 13 Agustus 1993 itu yakin suatu saat nanti akan mendapat kesempatan dipanggil Timnas.

Baginya kini yang terpenting ialah selalu tampil maksimal dan memberikan yang terbaik ketika mendapat kesempatan bermain, apalagi kini jadi momentum dirinya selalu dimainkan menjadi starter setelah Dedik mengalami cedera dan Arema FC minim penyerang.

"Kalau fellingnya Insyallah atas izinNya saya bisa masuk Timnas. Ya kalau bukan tahun depan ya tahun depannya lagi. Selama saya ingin berusaha," ujarnya. (Dya Ayu)

3. Rencana Sebenarnya Persib Bandung Saat Menjamu Arema FC

Hasil skor Persib Vs Arema FC adalah 3-0, Selasa (12/11/2019)
Hasil skor Persib Vs Arema FC adalah 3-0, Selasa (12/11/2019) (Instagram/@Liga1match)

Persib Bandung ternyata ingin mencetak banyak gol, bahkan ingin mencetak 5 gol ke gawang Arema FC dalam laga tunda pekan ke 21 Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Selasa (12/11/2019).

Ambisi Persib Bandung untuk mencetak banyak gol, hingga 5 gol tentunya tidak lepas dari keinginan 'balas dendam' dari kekalahan di putaran pertama karena dikalahkan 5-1 oleh Arema.

Tapi target cetak 5 gol ke gawang Arema FC di laga putaran kedua Liga 1 2019 kali ini gagal terwujud karena tim Singo Edan sudah membuat antisipasi di babak kedua. 

Persib Bandung harus puas mengalahkan Arema FC denganhasil skor akhir 3-0.  

Ketiga gol Persib Bandung tercipta pada babak pertama melalui kaki Kim Jeffrey Kurniawan menit 6, Omid Nazari menit 35 dan Frets Butuan menit 39.

Tiga gol kemenangan Persib semua dicetak di babak pertama.

Kapten tim Persib Bandung, Supardi Nasir mengatakan di babak kedua timnya sebenarnya masih ingin menambah keunggulan tapi gagal lantaran Arema FC mampu bangkit dan memberikan perlawanan.

"Sebenarnya kita ingin targetkan gol empat ke lima tapi belum bisa," ujar Supardi setelah pertandingan.

Sepanjang babak kedua, Persib Bandung gagal menambah keunggulan atas tim tamu Arema FC.

"Memang beda ya, yang pasti kita sebenarnya menjalani seperti babak pertama tapi mereka juga sudah antisipasi, jadi gak bisa lakukan seperti babak pertama, seperti menggebu-gebu karena mereka antisipasi. Kami juga harus hati-hati juga takutnya kami menggebu-gebu, mereka serangan balik. Kita antsipasi itu," ujar Supardi saat jumpa pers .

Supardi pun menolak jika para pemain Maung Bandung kelelahan atau terjadi penurunan kondisi fisik di babak kedua.

"Kalau fisik pasti kelihatan, contoh kram fisik ga bisa dibohongi. Statistik kita menguasi bola kita banyak peluang dibandingkan mereka, fisik pemain ga ada masalah," katanya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved