Arema vs Persija
Ditahan Imbang Arema FC 1-1, Pelatih dan Pemain Persija Jakarta Salahkan Wasit
Edson Tavares Pelatih Persija mengaku kecewa dengan hasil pertandingan 1-1 lawan Arema FC, Sabtu (23/11/2019) sore di Stadion Kanjuruhan
Penulis: Dya Ayu | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.com, Malang - Edson Tavares Pelatih Persija mengaku kecewa dengan hasil pertandingan 1-1 lawan Arema FC, Sabtu (23/11/2019) sore di Stadion Kanjuruhan.
Edson bukan kecewa pada pemainnya, melainkan kecewa pada wasit yang memimpin laga big match tersebut.
Menurutnya wasit banyak memberikan keputusan yang tidak tepat sehingga merugikan timnya, terutama keputusan penalti yang diberikan karena Ryuji Utomo melakukan handball di dalam kotak penalti dan membuat Makan Konate mencetak gol penyama kedudukan menjadi 1-1 menit-87.
"Hasil tidak berpihak pada Persija padahal Persija main bagus. Saya sangat kecewa.
Kami seperti menghadapi 12 pemain.
Persija dapat kartu kuning seharusnya tidak, Persija dapat penalti harusnya tidak dapat penalti," kata Edson Tavares, Sabtu (23/11/2019) malam.
Sementara itu, Tony Sucipto bek Persija Jakarta juga mengatakan hal senada.
Menurutnya pelanggaran yang dianggap wasit handball itu sebenarnya bukan handball.
"Tadi kami bisa menguasai pertandingan. Semua tahu bagaimana kepemimpinan wasit.
Setelah gol Simic kami mendapat penalti yang seharusnya tidak penalti karena tadi terkena paha, bukan kena tangan.
Keputusan wasit yang sangat merugikan kami," ujar Tony Sucipto
Sekadar diketahui, hasil skor pertandingan arema FC Vs Persija Jakarta di stadion Kanjuruhan, Sabtu (23/11/2019) adalah 1-1.
Gol Persija Jakarta dicetak Marko Simic di menit 76. Sementara, Arema FC membalas gol melalui eksekusi penalti Makan Konate di menit 86.
Dalam laga ini, Arema selaku tim tuan rumah harus bermain tanpa tujuh pemain utamanya.
Empat pemain akumulasi kartu yakni Hendro Siswanto, Alfin Tuasalamony, Ridwan Tawainela dan Johan Farizi, dua pemain absen Dedik Setiawan dan Ikhfanul Alam sementara satu pemain ke Timnas U-23, M Rafli.