Kabar Magetan

Bayi Berlumuran Darah Ditemukan di Kebun Pisang Magetan, Dugaan Pembuang Bayi Adalah Pemandu Lagu

Saat ditemukan bayi hanya beralasan sweter (jaket rajutan) dengan kondisi mengalami hipotermia (suhu tubuh menurun)

Bayi Berlumuran Darah Ditemukan di Kebun Pisang Magetan, Dugaan Pembuang Bayi Adalah Pemandu Lagu
SURYAMALANG.COM/Doni Prasetyo
Bayi merah yang masih berlumuran darah dengan kondisi tubuh mengalami hipotermia (penurunan suhu tubuh/kedinginan), sebagian tubuhnya sudah memutih/pucat di kebun pisang warga setempat, Minggu (1/12/2019).   

SURYAMALANG.COM, MAGETAN - Bayi berjenis kelamin laki laki, masih berlumuran darah, diduga baru dilahirkan, ditemukan warga tergeletak di kebun pisang, Minggu (1/12/2019) sekitar pukul 05.40 WIB.

Saat ditemukan bayi hanya beralasan sweter (jaket rajutan) dengan kondisi mengalami hipotermia (suhu tubuh menurun), beberapa bagian tubuhnya sudah memutih kedinginan.

Keterangan yang dihimpun SURYAMALANG.COM menyebutkan, bayi yang masih merah dengan tubuh penuh darah dan tali pusar masih menempel itu ditemukan warga.

Pertandingan Timnas Indonesia Vs Vietnam di SEA Games Filipina Malam Ini, Siaran Langsung 19.00 WIB

Hasil Skor Akhir Arema FC Vs Kalteng Putra Adalah 1-1 Laga Liga 1 2019, Diwarnai Kartu Merah

"Saya ke kebun pisang untuk mencari daun. Belum sampai mendapatkan daun pisang, mata saya tertuju ke seonggok sweter (jaket rajutan wol) yang bergerak gerak dan ada tangan kecil menyembul dari sweter,"kata Sari warga Gang Sentono, Jalan Bali, Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan/Kabupaten Magetan, kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (1/12/2019).

Mengetahui ada bayi, kemudian dia tergopoh gopoh menghubungi warga dan Ketua RT setempat, untuk diteruskan ke pihak berwajib, agar dilakukan penyelidikan si pembuang bayi itu.

"Waktu mengetahui bayi itu, saya tidak berani membawanya, hanya saya lihat kondisinya dan saya tutupi, kemudian melapor ke Ketua RT untuk diteruskan ke Polisi,"jelas Sari.

Ketua RT03/RW 3, Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan/Kabupaten Magetan Kartiko, menyebutkan sejauh ini Polisi belum memberikan pernyataan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) pembuangan bayi itu.

"Secara resmi Polisi belum memberikan keterangan, namun secara tersirat Polisi sudah mengantongi identitas orangtua bayi berjenis kelamin laki laki itu,"kata Kartiko.

Diduga orangtua yang tega membuang bayi itu tinggal di kos-kosan tidak jauh dari TKP pembuangan bayi itu.

"Sementara info ibu bayi itu bekerja sebagai pemandu lagu yang kos disini. Makanya kita akan mencari kejelasan ke tempat kos ibu bayi itu,"kata Kartiko.

Menurut salah seorang petugas yang ikut olah TKP pembuangan bayi, diketahui ibu pembuang bayi itu warga Magetan yang indekos di kos kosan ilegal tidak jauh dari tempat ditemukan bayi malang itu.

Tim Inafis Polres Magetan membawa bayi yang sudah mengalami hipotermia (penurunan suhu tubuh/kedinginan) dilarikan ke RSUD dr Sayidiman Magetan untuk mendapat tindakan medis.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved