Hari AIDS International
Fakta dan Mitos Seputar Penularan HIV/AIDS
Banyak mitos atau pandangan salah di masyarakat terkait penularan HIV/AIDS.
Virus HIV hinggap di CD4 (imunitas) manusia. Virus tersebut akan menggerogoti CD4 hingga habis.
Akhirnya, seseorang tersebut tak memiliki kekebalan tubuh. Alhasil mudah terserang penyakit seperti diare atau TBC.
Lalu, yang perlu digarisbawahi juga, penularan HIV tak melalui air liur ataupun keringat.
Jadi makan satu piring atau berolahraga dengan penderita HIV aman dilakukan.
Tak perlu membedakan, alat-alat makan dan mandi dengan penderita HIV. Boleh membedakan, tapi untuk alasan kebersihan.
Selanjutnya, ciuman dan berpelukan dengan penderita HIV juga tidak ada masalah.
Virus HIV tak dapat ditularkan melalui sentuhan. Tetapi ada risiko penularan melalui ciuman, apabila ada luka berdarah di bibir masing-masing pasangan.
Perlu diketahui pula, HIV mempunyai dua jenis yakni HIV 1 dan HIV 2 serta beberapa subtipe.
HIV 1 yang masuk ditubuh manusia sebenarnya bisa diminimalisir. Bahkan, seseorang bisa terbebas dari HIV.
Sebab, tubuh manusia menghasilkan antibodi untuk menyerang virus.
Tapi bila, seseorang tersebut mengulangi risiko penularan dengan cara berhubungan s3ks dan menggunakan jarum suntik bersama, bukan tidak mungkin akan terserang HIV 2.
Nah, HIV 2 ini yang tak bisa ditumpas antibodi dan menyebar ke tubuh hingga masuk ke sel CD4 (imun).
Saya berharap pada penderita HIV agar tak berputus asa. Karena peluang hidup masih terbuka lebar. Sebab, saat ini HIV sudah ada obatnya, yakni ARV.
Saya juga berharap pada masyarakat agar tak lagi mendiskriminasi penderita HIV.
Yang dijauhi adalah virusnya bukan orangnya. Dan HIV sendiri penulurannya tidaklah mudah. (Danendra Kusuma/M Romadoni)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/hiv-aids_20161203_182426.jpg)