Malang Raya

ICW : Hukuman Mati untuk Koruptor Tak Akan Bikin Jera

Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai hukuman mati terhadap para koruptor tidak akan menimbulkan efek jera.

IST
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai hukuman mati terhadap para koruptor tidak akan menimbulkan efek jera.

Kepala Divisi Monitoring Hukum & Peradilan ICW, Tama S Langku mengatakan sejumlah negara telah menerapkan hukuman mati bagi para koruptor, seperti Tiongkok.

Ternyata penyerapan hukuman mati ini tidak membuat efek jera.

Malahan, korupsi tetap tumbuh seperti tidak ada batasannya.

“Hukuman mati tidak menjamin bahwa korupsi akan berhenti. Di negara yang menerapkan hukuman mati kepada koruptor, yang mati lebih banyak adalah lawan politik pemerintah,” ucap Tama kepada SURYAMALANG.COM, Senin (16/12/2019).

Dia menjelaskan sebenarnya hukuman mati sudah diatur dalam UU Tipikor nomor 31/1999.

Dalam UU ini, koruptor akan dihukum mati bila telah melakukan korupsi saat terjadi bencana.

Selanjutnya, koruptor akan dihukum mati apabila telah melakukan korupsi apabila negara dalam kondisi krisis moneter.

Namun, hingga sampai saat ini di Indonesia belum ada koruptor yang telah dieksekusi mati akibat korupsi.

“Sudah 20 tahun aturannya. Tapi belum pernah diterapkan. Aturan ada, pelaksanaan belum, dan sekarang tinggal efektifitasnya,” terangnya.

Halaman
12
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved