Berita Arema
Berita Arema Hari Ini Populer, Bocoran Bursa Transfer Pemain dan Persiapan Lawan Barito Putera
Berita Arema Hari Ini Populer, Bocoran Bursa Transfer Pemain dan Persiapan Lawan Barito Putera
Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM - Berikut ini rangkuman berita Arema hari ini, Sabtu 21 Desember 2019 yang dihimpun oleh SURYAMALANG.
Berita Arema hari ini membahas tentang bocoran bursa transfer pemain yang yang layak dipertahankan dan dicoret oleh Arema FC versi Aremania
Selain itu ada pula persiapan Arema FC dalam laga melawan Barito Putera di Stadion Demang Lehman Martapura, Minggu (22/12/2019) esok hari.
Selengkapnya, langsung saja simak berita Arema hari ini populer yang telah terangkum.
1. Ini Pemain Arema FC yang Layak Dipertahankan dan Layak Dicoret Versi Aremania
Aremania, suporter Arema FC mulai menyuarakan nama-nama pemain yang dianggap layak dipertahankan dan yang layak dicoret dari skuat Arema FC.
Aremania menjadi salah satu bagian penting dalam klub berlogo singa mengepal.
Bahkan 'sangking' pentingnya Aremania, pada musim depan manajemen berencana akan menggelar agenda bulanan dengan para suporter untuk memperbaiki komunikasi yang dinilai kurang 'intens' musim ini.
Aremania juga dinilai menjadi salah satu pihak paling kritis dalam segala hal yang terjadi dalam tim Arema FC, tak terkecuali soal materi pemain musim ini untuk musim depan.
Meski tidak secara keseluruhan, paling tidak pendapat Awang Karta koordinator Aremania, Amin Fals Aremania jalur Gaza dan Ijas Darma Aremania dari Madiun dapat mewakili penilaian Aremania lainnya dalam menilai penampilan para pemain satu musim ini untuk dipertahankan atau dicoret.
Pemain yang kerap kali diteriakkan namanya agar dicoret dan tidak dipertahankan meskipun kontraknya di Arema FC masih satu musim ialah Sylvano Comvalius.
Penyerang asal Belanda yang pernah menjadi topskor Liga 1 2017 saat di Bali United itu dinilai payah dan tampil tak sesuai espektasi Aremania.
Bahkan Comvalius dinilai mlempem musim ini bersama Arema karena sering kali gagal mencetak gol.
Pada SURYAMALANG.COM, Awang Karta memberi masukan pada manajemen untuk wajib mencoret Comvalius karena dinilai tidak moncer.
"Coret (Comvalius,red). Cari dan ganti striker petarung yang haus gol," kata Awang Karta.
Awang berharap musim depan, pelatih dan manajemen Arema FC dapat mencari pemain yang benar-benar memiliki kesungguhan untuk membela tim, bukan hanya 'numpang' nama di Arema FC.
"Harapannya agar merekrut pemain yang mempunyai jiwa singa, loyalitas tinggi terhadap klub dan setia pada pelatih kepala bukan kepada sesama pemain," ujarnya.
Selain Awang, Amin Fals Aremania Jalur Gaza juga menyebutkan beberapa nama pemain yang layak dicoret serta dipertahankan musim depan.
Amin menegaskan jika pada posisi kiper, Arema FC perlu melakukan perombakan, baik itu pelatih maupun pemain.
Hal ini berdasarkan blunder yang sering kali dilakukan kiper Arema FC, sehingga berakibat gawang terbobol dan berakibat fatal.
Selain itu, dua pemain asing Arema FC dinilai wajib di coret yakni Comvalius dan gelandang asal Jepang Takafumi Akahoshi yang baru datang putaran kedua lalu.
Aka dinilai wajib dicoret karena kontribusinya dalam tim tidak banyak, sering menjadi penghangat bangku cadangan dan sekali dimainkan sering melakukan kesalahan saat mengawal pemain lawan.
"Yang tidak layak dipertahankan itu kiper, Comvalius dan Takafumi," tegas Amin Fals.
Sementara untuk pemain Arema FC yang dinilai layak dan harus dipertahankan menurut Amin Fals ialah Makan Konate.
"Playmeker harus ada. Makan Konate harus tetap dipertahankan," ungkapnya.
Selanjutnya ada Ijas Darma Aremania asal Madiun. Ijas menilai ada beberapa pemain Arema FC yang dinilai 'nganggur' dan tak banyak berperan dalam tim karena kualitas pemain inti dengan pemain pelapis yang jauh.
Untuk itu ia berharap agar dalam belanja pemain untuk musim depan, manajemen dapat lebih selektif dan mencari pemain yang memiliki kualitas rata-rata sama.
"Perbedaan kualitas antar pemain di Arema saya lihat sangat mencolok ketika banyak pemain yang biasa inti absen. Para pemain pengganti sektor belakang khususnya seperti Ikhfanul Alam dan Rachmat Latief, tak banyak berperan. Bahkan ketika bermain cenderung kalah saing dengan lawan. Ini yang mungkin perlu jadi evaluasi manajemen dan pelatih baru nantinya agar belanja pemain yang jangan terpaut jauh secara kualitas," terang Ijas Darma. (Dya Ayu)
2. Prediksi Susunan Pemain Barito Putera Vs Arema FC
Singo Edan bermain tanpa Hamka Hamzah dan Sylvano Comvalius di laga Barito Putera vs Arema FC di Stadion Demang Lehman Martapura, Minggu (22/12/2019).
Arema FC memboyong 18 pemain untuk melakoni laga terakhir Liga 1 2019 tersebut.
Rombongan Arema FC berangkat dari mes pada Jumat (20/12/2019) pagi pukul 07.00 Wib.
“Kami akan berusaha meraih hasil terbaik saat melawan Barito Putera nanti.”
“Semoga kami dapat meraih kemenangan di sana,” kata Milomir Seslija, Pelatih Arema kepada SURYAMALANG.COM.
tidak ada nama Hamka Hamzah dan Sylvano Comvalius dalam daftar pemain yang diboyong ke Kalimantan.
“Ini bukan hal baru bagi Arema FC. Kami sudah sering mengalami kondisi demikian.”
“Masih ada pemain lain yang lebih siap untuk dimainkan,” terangnya.(Dya Ayu)
Daftar pemain Arema FC yang dibawa ke markas Barito Putera :
1. Utam Rusdiana
2. Sandi Firmansyah
3. Arthur Cunha
4. Johan Farizi
5. Ridwan Tawainella
6. Takafumi Akahoshi
7. Muhammad Rafli
8. Makan Konate
9. Dendi Santoso
10. Rivaldi Bawuo
11. Ahmad Nur Hardianto
12. Hanif Sjahbandi
13. Ikhfanul Alam
14. Hendro Siswanto
15. Nasir
16. Sunarto
17. Titan Agung Bagus
18. Vikrian Akbar.
3. Jersey Baru Arema FC
Arema FC resmi meluncurkan jersey ketiga untuk musim 2020, Jumat (20/12/2019) siang di Arema Store.
Pada momentum tersebut Jayus Hariono gelandang Arema FC didaulat menjadi model untuk jersey ketiga tersebut.
Apabila sebelumnya jersey ketiga Arema musim 2019 ini berwarna emas namun cenderung ke kuning, musim depan manajemen Arema FC memilih warna dasar abu-abu celana hitam.
Jersey ketiga yang baru ini memiki kombinasi warna gold atau emas untuk tulisan sponsor dan logo.
Disampaikan Sudarmaji Media Officer Arema FC, warna abu-abu dipilih karena dinilai sebagai warna netral, sehingga diharapkan warna tersebut mewakili kebersamaan semua pihak.
"Warna abu-abu itu warna netral artinya kebersamaan. Jadi apapun latar belakangnya, derajatnya harapannya bisa bersanding bersama. Kami berharap warna abu ini bisa membuat bersatu," kata Sudarmaji, Jumat (20/12/2019).
Selain itu, untuk warna emas dipilih juga bukan tanpa alasan.
Warna emas ini dipilih untuk mengenang keberhasilan Arema menjadi juara di kompetisi kasta tertinggi 2009-2010 lalu.
Harapannya pada musim 2020 mendatang Arema dapat kembali meraih gelar serupa di Liga 1.
"Harapan kami tahun 2020 jadi salah satu tahun dimana kami ingin mengapresiasi kesuksesan Arema menjadi juara 10 tahun lalu. Itu merupakan masa emas tim dan tentunya kami harus selalu optimis meskipun 2019 ini prestasinya tidak sesuai harapan ataupun target, tapi di 2020 harus membangun semangat baru yaitu semangat juara," jelasnya.
Tak hanya itu, diharapkan dengan launching jersey lebih awal dari klub lainnya ini, dapat menarik sponsor untuk bisa bergabung dan menjalin kerjasama dengan Arema untuk musim depan.
"Ini mungkin diluar kebiasaanya Arema bahwa tahun 2020 ini merilis lebih awal jersey ketiga Arema. Kenapa lebih awal ? karena kami ingin memberikan inspirasi, semangat dan motivasi dalam proses minggu-minggu ini fokus soal pembentukan tim. Harapan kami tentu bisa memotivasi semua pihak untuk bisa bekerjasama dengan Arema diawal," terang pria yang biasa dipanggil Darmaji itu.
Untuk jersey yang baru dilaunching ini, manajemen berharap agar pemain nyaman menggunakannya.
Sebab sebelum diluncurkan, sudah melalui serangkaian diskusi dan mendengarkan usulan para pemain.
Harapannya untuk jersey ini pemain bisa nyaman. Tidak membuat pemain kesulitan bergerak, ringan, dingin dan bisa mendukung performa pemain.
"Jadi ini bukan dirancang dengan kejar tayang tapi sudah jauh hari dan dari evaluasi jersey sebelumnya, sebab pemain juga mengakui jersey sebelumnya terlalu berat, apalagi saat hujan. Itu akhirnya kami wujudkan dalam jersey ketiga ini," ungkap mantan wartawan itu.
Dalam jersey tersebut juga ada jargon Arema untuk musim depan yaitu Spirit Of Unity atau semangat persatuan.
Diharapkan dengan semangat persatuan dan kebersamaan, musim depan Arema FC akan dapat meraih gelar juara. (Dya Ayu)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/3-persiapan-arema-bertamu-ke-markas-psis-semarang.jpg)